136 Pekerja Ikuti Pelatihan K3 Dasar BPJS Ketenagakerjaan Jatim

BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim

Secara simbolis dilakukan penyematan pin kepada salah satu peserta pelatihan K3 Dasar yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Jatim. (hari)

SURABAYA|BIDIK – Sebanyak 136 tenaga kerja mengikuti pelatihan K3 Dasar yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jatim, Rabu (29/11/2017) pagi di Fave Hotel Pregolan, Surabaya.

136 peserta tersebut masing-masing terbagi di 3 lokasi, yaitu Surabaya (29-30/11/2017) sebanyak 80 peserta, Jember (6-7/12/2017) 25 peserta dan Kediri (8-9/12/2017) 31 peserta. Pelatihan ini bekerjasama dengan PT Alkon Trainindo Utama.

Selain peserta, hadir dalam pelatihan tersebut, drg Endro Sucahyono, Deputi Direktur Bidang Kebijakan Operasional Program dan Gigih Mulyo Utomo, Asisten Deputi Wilayah Bidang Pelayanan selaku Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Deputi Direktur Wilayah Jatim, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov Jatim, Setiajit serta seluruh Kakacab BPJS Ketenagakerjaan se Surabaya Raya dan Sidoarjo.

Dijelaskan Gigih, kegiatan ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat, terutama tenaga kerja peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Pelatihan K3 ini bertujuan meningkatkan pengetahuan perusahaan terkait pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Lingkungan perusahaan. Juga mendekatkan BPJS Ketenagakerjaan dengan peserta/ perusahaan dan pemerintah daerah, agar terjalin hubungan yang harmonis,” ungkapnya.

Sedangkan drg Endro Sucahyono menabahkan, bahwa mayoritas kecelakaan kerja di perusahaan terjadi kepada para tenaga kerja baru. “Karena para tenaga kerja baru ini tidak paham dan kurang dibekali dengan pelatihan K3. Sekitar 60% kecelakaan kerja sering terjadi di dalam perusahaan atau pada saat karyawan melakukan aktifitas kerja di dalam kantor atau perusahaan,” ungkap pria humoris ini.

Selain pelatihan K3 Dasar, juga di sosialisasikan program Return to Work (RtW) atau program kembali bekerja. Dimana program ini merupakan program BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan pelayanan berupa pendampingan, hingga pembekalan mental dan keterampilan bekerja bagi pekerja yang mengalami disabilitas akibat kecelakaan kerja.

Hingga Oktober 2017, perusahaan pendukung RtW se Jatim sebanyak 6.081 perusahaan. Dan data pendampingan RTW 65 peserta, 52 telah kembali bekerja dan 17 dalam perawatan. Jumlah PLKK sebanyak 1.020 dan blk Kerjasama sebanyak 11.

Sedangkan hingga Oktober 2017, untuk pembayaran klaim BPJS Ketenagakerjaan Jatim sebesar Rp 1,86 triliun (199.581 kasus) yang terdiri dari klaim Jaminan Hari Tua (JHT) Rp 1,65 triliun (166.374 kasus), Jaminan Kematian (JKM) Rp 73 miliar (2.622 kasus), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Rp 120 miliar (19.149 kasus) dan Jaminan Pensiun (JP) Rp 13.6 miliar (11.436 kasus). (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply