Ketua DPW Partai Nadem dipecat DPP akibat OTT KPK

Hits: 14

Jakarta, Sekretaris Jenderal Partai NasDem Johnny G Plate menjelaskan surat pembebas tugasan gubernur kepri sudah ditandatangani olehnolehnya dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.

 

Akibat Terjaring OTT KPK, Nasdem Copot Gubernur Kepri Sebagai Ketua DPW , Pihaknya sudah mengirim tim khusus untuk melakukan pencarian informasi dan melakukan investigasi terkait dengan kasus ini. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

 

“Beritanya simpang siur ya. Ada yang tidak jelas bagi kami. Sehingga sebelum mengambil keputusan dengan cepat, kami harus mengumpulkan informasi yang cukup komplet dulu ya agar tidak salah,” tutur Johnny di Gedung Parlemen.

KPK belum memutuskan Nurdin sebagai tersangka. Namun, Partai NasDem langsung membebas tugaskan gubernur kepri dari jabatannya dalam partai sesaat setelah beredar kabar di media mengenai OTT yang dialami Nurdin. Johnny menjelaskan hal tersebut dilakukan partai demi menunjukkan bahwa NasDem sungguh-sungguh untuk membantu pemberantasan korupsi dan menjaga dengan baik integritas para kadernya.

“Kami mengambil langkah dalam bentuk pemberhentian sementara tugas, pembebastugasan itu yang kami lakukan. tapi biasanya kalau terkait dengan tindak pidana korupsi kami tidak menunggu sampai ditetapkan melalui keputusan hukum yang inkrah memecat, biasanya pada saat ditetapkan sebagai tersangka kami lalu memberhentikan,” ujar Johnny.

 

Johny pun menilai kasus ini tak ada hubungannya dengan citra partai. Perintiwa ini merupakan tindakan perorangan. Maka dari itu, Johnny menegaskan akan ada reward and punishment terhadap perorangan atas tindakannya. Johnny menjelaskan semua pejabat publik Partai NasDem baik eksekutif maupun legislatif serta pejabat lain yang didukung oleh Partai NasDem menandatangani dokumen integritas.

 

“Dokumen Integritas itu berisi surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai. Hal yang tidak bisa kami tolerir itu terkait dengan 3 tindak pidana, tindak pidana korupsi, tindak pidana narkotika obat terlarang dan psikotropika, dan tindak pidana pelecehan seksual terhadap anak. Itu tidak sama sekali,” lanjut Johnny.

 

Menurut Johnny, kejadian ini menjelaskan bahwa melaksanakan tugas sebagai insan gerakan perubahan adalah hal yang tidak mudah. Kejadian ini juga menjadi catatan tersendiri bagi Partai NasDem untuk lebih menuntut kualifikasi dan integritas yang kuat, serta akan terus meningkatkan kaderisasi demi menghasilkan kader-kader yang tangguh.

 

“Makanya kami melakukan pentahapan. Mengambil inisiatif untuk pembebastugasan dan mengirim tim untuk melakukan investigasi internal, pengumpulan informasi internal agar bisa mengambil keputusannya dengan tepat. Ini bukan hanya untuk kepentingan internal NasDem, ini untuk kepentingan penyelenggaraan negara,” kata jhony.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *