Desa Cilebang tetap Lestarikan Budaya Wewengkon

Hits: 25

bidik.co.id – Lebak, Banten (25/07/19) kesepuhan adat desa cilebang mengelar acara adat wewengkon (sedekah bumi) serta melakukan revolusi mental dengan tema Memperkuat persatuan melalui revolusi mental dan gelar budaya wewengkon adat ke sepuhan cilebang.
Bersama masyarakat adat mandiri Indonesia kuat. Acara tersebut di hadiri wakil bupati lebak, kodim 0603 kabupaten lebak , Deputi bidang koordinasi pemberdayaan masyarakat desa dan kawasan, direktur pelayanan sosial dasar dari kementrian desa dan PDT, ketua DPRD kabupaten lebak, Asda III bidang umum dan kesra, kepala OPD , ketua kesatuan adat Banten kidul, muspika kec.sobang serta para kepala desa se kecamatan Sobang.

Acara wewengkon ini atau acara sedekah bumi ini ialah salah satu teradisi yang di laksanakan setiap lima tahun sekali.
Dengan tujuan mengucapkan rasa sukur kepada sang pencipta atas Rezki yang telah di berikan.

 

Tarian tradisional setempat

Dan agar adat istiadat pada kasepuhan cilebak yang telah di wariskan oleh nenek moyang dan para leluhur nya bisa tetap terjaga hingga generasi yang akan datang. Ujar ketua panita Hi. Dede kepada internlampungnews.com (Lampung Nusantara Group).

 

Sedangkan untuk acaranya sendiri yang pertama kita melakukan pemotongan hewan yaitu kerbau yang dagingnya akan di makan bersama sama seluruh warga dan para tamu undangan, lalu setelah pemotongan akan kita lakukan upacara adat.
Setelah semua itu selesai akan ada pentas seni yang di tampilkan seperti tarian tarian. Lalu kita makan bersama dan berdoa ujar kepala desa

Tetapi untuk acara kali ini kita di bantu oleh pemerintah dan di beri pamahaman untuk melakukan revolusi mental. Agar seluruh warga masyarakat kita memiliki pemahaman idiologis dan pengetahuan umum yang lebih baik lagi. Seperti saat ini kita tahu bahwa untuk desa saat ini di pemerintahan presiden kita saat ini Bapak Joko Widodo telah memberikan kebebasan untuk desa dalam hal pembangunan dan pengelolaan desa melalui program nawacita yang telah di terapkan beliau. Pungkas direktur kordinasi kementrian desa dan PDT.

 


Untuk terakhir acara kita lakukan doa ucapan rasa syukur dan makan bersama-sama. Hal inilah yang menciptakan rasa persatuan dan kekompakan warga di desa dan kasepuhan cilebak.(*) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *