Ada Karya Seni di Samsung The Frame TV

Foto : (ki-ka) Vega Susatyo Adi - Consumer Electronics Business Director Samsung Electronics Indonesia, Zaky Makarim - Divison Manager Datascrip, mewakili Vastuhome, Eko Nugroho - seniman, Roland Adam - Desainer Interior dan Ubay Bayanudin, Senior Product Marketing Manager at PT Samsung Electronics Indonesia saat peluncuran Samsung The Frame TV di Vastuhome, Jakarta.

JAKARTA | BIDIK – PT Samsung Electronics Indonesia merilis kehadiran rangkaian The Frame TV di Indonesia. Lewat The Frame TV, Samsung menciptakan konsep baru, dimana TV tak sekedar menyuguhkan kualitas gambar premium tapi juga dapat melebur dengan indah dan selaras dengan dekorasi interior sebuah ruangan. Dalam kondisi menyala, Samsung The Frame TV menawarkan kualitas gambar premium sedangkan dalam kondisi mati, Samsung The Frame TV dapat bertransformasi menjadi karya seni yang dapat dipersonalisasi oleh konsumen.

“Membuat standar baru dalam industri televisi, kami kembali membawa era lifestyle TV ke tengah – tengah masyarakat Indonesia dengan Samsung The Frame TV. Kami menggabungkan teknologi dan gaya hidup, dimana televisi tak hanya berfungsi sebagai piranti untuk menyuguhkan tayangan tapi juga menjadi karya seni yang dapat dipersonalisasi dan melebur selaras dengan interior desain sebuah ruangan,” jelas Vega Susatyo Adi, Consumer Electronics Business Director Samsung Electronics Indonesia, rabu (2/8/2017).

Dalam mempersiapkan Samsung Collection, Samsung bekerjasama dengan 37 seniman  kelas dunia, dimana dua diantaranya merupakan karya seniman asal Indonesia, yaitu Eko Nugroho, yang dikenal dengan karya-karya  komikal dan surreal, serta J. Ariadhitya Pramuhendra yang dikenal lewat karya-karya lukisan charcoal grey. Ada tiga karya Eko dan dua karya Ariadhitya yang bisa dinikmati di Samsung Collection dalam The Frame TV.

“ Konsep kolaborasi ini sangat menarik, selain membantu kami memperkenalkan karya ke seluruh dunia, perpaduan teknologi dan seni dalam inovasi ini saya rasa makin mendekatkan karya seni ke tengah kehidupan sehari-hari audiens dan memberikan alternatif lain untuk mereka menikmati karya seni. Dari inovasi dan kolaborasi ini, saya berharap karya seni Indonesia dapat menjangkau lebih banyak pencinta seni sehingga makin dikenal masyarakat luas tanpa mengurangi nilai seni,” ungkap Eko Nugroho. Samsung The Frame TV memiliki kapasitas memori internal hingga 2 GB, dan siap menampung foto-foto hingga koleksi karya seni favorit.

Ada tiga pilihan bezel yang dapat diganti sendiri dengan mudah oleh konsumen, mulai dari Walnut, Beige Vood dan White. Samsung The Frame TV juga dilengkapi dengan invisible connection, berupa kabel optik transparan dengan diameter 0.88 mm. Kabel optik ini memiliki panjang 5 – 15 meter, sehingga konsumen dapat meletakan televisi mereka dimana saja yang mereka inginkan dan terhindar dari keruwetan kabel-kabel yang mengganggu estetika.

Konsumen tidak perlu khawatir dengan kualitas tayangan, karena invisible connection memungkinkan transmisi data hingga 75 GB setiap detik. Sebagai tambahan, Samsung The Frame TV juga telah dilengkapi dengan Samsung Smart Hub dan Samsung One Remote sehingga juga menyuguhkan fitur smart TV yang intuitif dan terpadu.

Samsung The Frame TV hadir dalam dua rangkaian seri terbaru 55 dan 65 inci dengan harga Rp 31.999.000,- hingga Rp 53.999.000,- mulai Agustus 2017. (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply