Banyak Petinggi Partai Korupsi, Siapa Menyusul Setya Novanto

Ilustrasi

SURABAYA|BIDIK –  Ketua umum Golkar menambah daftar panjang Ketua umum partai (Petinggi) yang terberat kasus korupsi. Sehingga ada benarnya anggapan masyarakat,bahwa partai dianggap layaknya korupsi. Diantaranya mantan Ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Surya Dharma Ali yang berstatus Napi dengan vonis penjara 10 tahun.

Surya Dharma Ali terbukti dakwaan jaksa melakukan tindak pidana korupsi perkara penyelenggaraan haji yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp.10 miliar, Berikut menyusul Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lutfi Hasan Ishaaq. Dalam dakwaan jaksa Lutfi Hasan Ishaaq dituduh menerima suap dari importir daging PT.Indoguna Utama.

Penerimaan itu terkait pengaturan kuota daging dijatuhkan ke PT.Indoguna Utama. Untuk itu Lutfi Hasan Ishaaq divonis bersalah dengan hukuman penjara selama 16 tahun. Putusan itu disebut-sebut sebagai dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Internasional. Tak lama kemudian Ketua umum Partai Demokrat, Anas Ubaningrum berkat nyanyian bekas koleganya dipartai berlambang Mercy, Nasarudin, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam persidangan oleh jaksa dituduh melakukan tindak pidana korupsi terkait Proyek Pembangunan Pusat Pendidikan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) di Hambalang Bogor.Akhirnya orang kepercayaan mantan presiden SBY ini divonis bersalah dengan hukuman penjara selama 16 tahun.

Berikutnya Ketua Umum DPD.RI, Irman Gusman yang terjerat korupsi terkait pembelian gula impor dari PT.Bulog oleh CV.Semesta Berjaya untuk dipasarkan ke Sumatera Barat, terkait pembelian itu,Irman Gusman terkena OTT oleh KPK,dalam OTT tersebut kedapatan uang sebesar Rp.100 juta.

Karena dalam persidangan dianggap menyesali perbuatannya,akhirnya hakim memvonis 4’5 tahun penjara dan yang terbaru hasil kerja KPK selama berseteru dengan DPR.RI Pansus Hak Angket yang dimotori komisi III, KPK menetapkan ketua umum Golkar, Setya Novanto sebagai tersangka.Politisi yang dikenal dengan Kasus “Papa Minta Pulsa” memang dikenal selalu lolos dengan semua dugaan korupsi yang dikaitkan dengan namanya. Untuk itu siapa lagi petinggi partai yang akan menambah daftar panjang nama petinggi partai yang akan menggunakan rompi orange.(Imron)

Be the first to comment

Leave a Reply