Beredar Kuitansi Liar di PDAM Kabupaten Malang

kuitansi-malangKabupaten Malang | BIDIK.CO.ID – Di saat gencar-gencarnya satgas memberantas Korupsi dan Pungli yang digaungkan oleh Presiden Jokowi, masih saja ada oknum yang nekat untuk melakukannya.

Seperti di PDAM Kabupaten Malang, ditemukan kuitansi untuk pembukaan segel meteran air sebesar Rp 50 ribu untuk tiga bulan keterlambatan pembayaran dan Rp 100 ribu untuk 6 bulan.

Namun, yang jadi permasalahan bukan dendanya. Seperti yang dikatakan oleh Harso, warga perum GPA Karangploso Kabupaten Malang. Ia mengatakan, dulu petugas PDAM selain memberikan stuck pembayaran dan denda secara resmi, juga ada kuitansi pembukaan segel.

“Padahal selama ini segel meteran air miliknya tidak pernah ditutup meskipun nunggak sampai 3 bulan atau lebih,” terangnya.

Menurut aturannya, jika ada pelanggan PDAM yang menunggak pembayaran sampai 3 bulan akan disegel, lebih dari 3 bulan akan dilakukan pembongkaran.

Tapi, dilapangan kenyataannya tidak seperti itu.

” Takut saya, Uang untuk buka segel sebesar Rp 50 ribu setiap 3 bulan itu masuk ke kantong pribadi, bukan ke PDAM secara institusi. Bayangkan jika uang 50 ribu itu dikalikan satu perumahan, atau se kecamatan Karangploso. Bahkan bisa jadi se Kabupaten Malang” kata Harso.

Terpisah, Kepala UPTD PDAM Karangploso, Mahfud saat ditemui di kantornya, Rabu, (2/11/2016) mengakui jika memang ada stafnya yang berbuat demikian.

“Kalau sesuai aturan seharusnya di tutup segelnya. Tapi memang terkadang ada kompensasi dari staf kita, karena mungkin kasian atau orang yang dia kenal, mau disegel masih ada rasa sungkan,” ucap Mahfud.

Kedepan, Mahfud berjanji akan meningkatkan mutu pelayanan terhadap pelanggan PDAM Karangploso, dan dia juga sudah menegur staf yang bersinggungan langsung dengan PDAM.

Dilain Tempat, Humas PDAM Kabupaten Malang, Eko saat dikonfirmasi dikantornya, menyangkan adanya kejadian seperti itu. “Jika saya petugasnya waktu itu, maka saya akan taat aturan dengan menyegel meteran air, karena sudah menunggak 3 bulan dan akan dibuka kalau sudah dibayar,” Pungkasnya. (Syahrul)

Foto: Kuitansi diduga liar yang beredar di PDAM Kabupaten Malang. (Syahrul)

Be the first to comment

Leave a Reply