Blusukan Ke Pasar Soponyono, Jaring Peserta BPU

Grebek Pasar BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Rungkut

Petugas BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Rungkut (kanan) saat menjelaskan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pedagang sayuran di pasar Soponyono, Rungkut Asri Utara. (Foto : hari)

SURABAYA | BIDIK – BPJS Ketenagakerjaan cabang Surabaya Rungkut menggelar ‘Grebek Pasar’,  Sabtu (25/11/2017) pagi di Pasar Soponyono, Rungkut Asri Utara, Surabaya.

“Kegiatan ini merupakan lanjutan dari strategi BPJS Kenagakerjaan Surabaya Rungkut untuk mensosialisasikan dan mengedukasi program yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan kepada para pedagang” tutur Pejabat Pengganti Sementara (PPS) Kepala BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Rungkut, Arimeita Wahyu Adi.

Kegiatan yang mengusung tema “Sosialisasi dan Edukasi Pasar Rakyat” ini menargetkan kepesertaan bagi pekerjaan bukan penerima upah (BPU), yakni pekerja yang melakukan kegiatan atau usaha ekonomi secara mandiri untuk memperoleh penghasilan.

Para pedagang cukup membayar hanya Rp16.800 per bulan, sudah mendapatkan 2 jaminan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). “Dan jika peserta menambah pembayaran iuran Rp 20 ribu saja, peserta sudah mendapatkan tambahan 1 program perlindungan lagi, yakni Jaminan Hari Tua (JHT),” ujarnya.

Hingga November 2017, BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Rungkut sudah membayarkan klaim JHT sebesar Rp 178,2 miliar (15.200 kasus), JKK Rp 7,3 miliar (1.034 kasus), JKM Rp 4,038 miliar (138 kasus) dan Jaminan Pensiun (JP) Rp 486,3 juta (636 kasus). (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply