Bonek Gresik Dan PSHT Tetap Damai

GRESIK. BIDIK.  Kasdim Gresik Mayor Inf Sampak dan Kapten Kusmadi menjadi saksi kesepakatan untuk tetap menjaga damai di wilayah Gresik, demikian salah satu poin kesepakatan antara Bonek Gresik dan PSHT Gresik yang berlangsung di aula Kodim, Sabtu pagi (7/10).

Dampak dari peristiwa di Surabaya, dan Jember sepekan lalu, ketika ada gesekan antara kedua kelompok dan menimbulkann korban di kedua belah pihak, sehingga Pasie Intel Kodim Gresik sebagai pembina IPSI dan juga sekaligus Bonek mengajak musyawarah, dengan harapan kasus tersebut tidak terjadi, dan tidak melebar di wilayah Gresik.

Kasdim Gresik Mayor Inf Sampak yang membuka acara, dengan berkelakar mengatakan,”  Sebagai sesama orang Gresik, yang kadang bertetangga, mengapa harus ada gesekan dan sampai menimbulkann korban? Ya mending kita menjaga wilayah Gresik ini dari konflik dan kita serahkan saja permasalahan pidana tersebut kepada aparat hukum,” jelas lulusan IAIN Surabaya ini dan suasana musyawarsh menjadi cair dan gayeng.

Kordinator Bonek Gresik Doni Vermansyah dalam sambutannya selain meminta maaf juga mengajak untuk persaudaraan,” Kalau kelompok kami dianggap salah, maka kami minta maaf, dan karena kejadian utu tidak di wilayah Gresik, maka kita semua ( kedua belah pihak) untuk menjaga wilayah Gresik untuk tetap kondusif dan tetap saling bersaudara,” paparnya dengan suara yang agak bergetar.

Ketua PSHT Gresik Murdiono dalam sambutannya mengatakan,” Kita tetap bersaudara, dan mari menjaga sampai kapanpun untuk tetap bersaudara, apalagi sudah ada permintaan maaf, harapan kami pihak Bonek boleh ikut kita latihan, dan saat ada pertandingan bola dan bonek harus berikan dukungan, maka kami juga ikut gabung, sehingga tetap rukun,” jelas bapak yang asli Madiun. ( ali)

Be the first to comment

Leave a Reply