Buka puasa PWI Gresik dan dialog” angon kebo giras”

Pengurus PWI Gresik bersama Siwon PWI Jatim dan anggota DPD RI Mawardi

GRESIK|BIDIK – Kekalahan tim sepak bola asal Gresik, memantik semangat pengurus PWI Kabupaten Gresik untuk menggelar dialog antara pemain bola, menejer, PSSI, KONI, penonton fanatik ( ultras), pejabat pemerintah, perusahan, dan berlangsung di salah satu hotel di kota Gresik Sabtu sore.

Uneg-uneg telah dikeluarkan oleh perwakilan penonton ( ultras mania) sejak Persegres berjaya, Petrokimia putra, bahkan hingga Gresik United, suporter ultras tetap setia memberikan dukungan, hanya pengurus yang dianggap tidak terbuka dan tidak transparan serta tidak pandai mencarikan sponsor.

Sementara perwakilan dari pengusaha muda mengatakan bahwa sebagai pengusaha ya tetap mencari keuntungan sisi bisnis, namun kalau sudah membawa nama suatu daerah ya mesti mereka dengar warga yang lain dan terbuka kepada masyarakat luas

Sementara KONI berharap agar sepak bola di Gresik segera bangkit, dan minimal bikin kompetisi di tiap kecamatan, sehingga bikin klub di tingkat kabupaten ya pemain lokal semua, selain harga nya relatif murah, juga semangat membela daerahnya cukup tinggi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gresik Jaerudin berharap agar Gresik segera bangkit dari keterpurukannya,” Stadion kita sudah punya yang cukup bagus, dan akhir tahun ini sudah bisa di pergunakan,’ jelas mantan camat Kebomas.

Ketua PWI Kabupaten Gresik Solahudin berharap agar dari diskusi yang singkat ini bisa mencari dan mengurai benang kusut,” Kita akan kawal terus, juga akan di gelar diskusi secara berkesinambungan,  dan akan kita sampaikan kepada pemangku kepentingan, baik kepada menejer, kepada pemerintah, dan kepada pihak ketiga yang menaruh simpati pada bola,” jelas cak Hud. ( Ali)

Be the first to comment

Leave a Reply