Coca Cola Bantu 1.000 Bibit dan Pupuk di Kecamatan Gempol

Teks Foto : Secara simbolis tali asih diserahkan kepada pembinaan TK PKK di Karang Rejo, Gempol, Pasuruan. Kegiatan ini komitmen CCAI dalam melestarikan sumber daya air, serta mencegah terjadinya banjir. (Foto : Ist)

SURABAYA | BIDIK – Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh setiap tanggal 22 Maret, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) menyerahkan bantuan 1.000 bibit pohon untuk Kecamatan Gempol, Pasuruan Jatim.  Ada pun jenis bibit pohon yang diserahkan adalah pohon yang menghasilkan seperti durian, langsat, sirsak, alpukat, jambu, matoa, dan lain-lainnya.

Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Istri Bupati Pasuruan, Lulis Irsyad Yusuf dalam acara penyerahan tali asih pembinaan TK PKK di Karang Rejo, Gempol, Pasuruan. Kegiatan ini sebagai wujud komitmen CCAI dalam melestarikan sumber daya air, serta mencegah terjadinya banjir khususnya di Kecamatan Gempol.
“Akhir-akhir ini intensitas curah hujan semakin meningkat sehingga mengakibatkan banjir di beberapa titik di Kecamatan Gempol. Karena itu, bantuan bibit pohon ini sangat berguna bagi masyarakat setempat,” ujar Moh. Ridwan, Camat Gempol.
“Kami sudah pilihkan bibit yang cocok dengan kondisi tanah di sekitar Kecamatan Gempol. Harapannya, selain dapat menabung air, masyarakat juga nantinya dapat menikmati buah dari pohon yang mereka tanam tersebut,” ujar Fatimah Zahra, Public Affairs & Communications CCAI dalam rilisnya, Rabu (29/3/2017).
Selain bibit, CCAI juga menyerahkan bantuan pupuk kompos organik hasil daur ulang ampas daun teh yang merupakan bahan baku pembuatan Frestea. Bibit, pupuk, dan peralatan tanam tersebut akan didistribusikan ke sekolah-sekolah yang berada di Kecamatan Gempol.
“Dengan menyerahkan bibit ini ke Sekolah-sekolah, secara tidak langsung kita dapat mengedukasi siswa untuk meningkatkan kepedulian akan lingkungan sejak dini. Selain itu, bibit pohon akan lebih mudah dipantau tumbuh kembangnya,” ujar Moh. Ridwan.
Dalam kesempatan itu, Lulis Irsyad mengucapkan apresiasinya kepada CCAI atas kepeduliannya terhadap lingkungan di sekitar pabrik. “Harapannya CCAI bisa terus meluaskan area cakupannya menjadi seluruh Kabupaten Pasuruan. Selain itu, saat ini sedang digalakkan program tanam cabai, yaitu 1 rumah 5 pohon cabai,  kami berharap agar CCAI dapat turut mendukung program tersebut,” ujarnya.
Air merupakan jantung dari bisnis CCAI, sehingga manajemen dan efisiensi air menjadi salah satu prioritas tertinggi CCAI. CCAI selalu berupaya mengintegrasikan prinsip pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan ke dalam keputusan dan proses bisnis CCAI, salah satunya dengan bekerja sama dengan Kelompok Tani Organik Sumber Makmur Abadi dalam mengelola lahan kritis menjadi lahan produktif seluas 25 hektar di lereng gunung arjuna melalui program Hutan Asuh.
Selain itu, di Jatim, CCAI juga mempunyai program Desa Mandiri Lestari yaitu pelatihan bercocok tanam organik di lahan sempit untuk Komunitas Ibu PKK, yang merupakan salah satu inisiatif dan komitmen CCAI dalam menginvestasikan waktu, keahlian, dan sumber daya untuk memberikan peluang ekonomi, meningkatkan kualitas hidup, dan menumbuhkan itikad baik bersama komunitas yang bersentuhan dengan fasilitas CCAI. (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply