Coca Cola Peduli Kembangkan Bakat Sepak Bola

BANYUWANGI, BIDIK.CO.ID – Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI), bekerja sama dengan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation, kembali menggelar Coke Kicks, program pelatihan sepak bola professional untuk remaja dari usia 12-16 tahun. 

Menargetkan 1.280 peserta, Coke Kicks 2016 digelar di 10 kota di seluruh Indonesia, termasuk Palembang, Cirebon, Sleman, Batam, Bali, Pekanbaru, Bogor, Banyuwangi, Ambon, dan Pontianak. 

Di Banyuwangi, program pelatihan berlangsung di Lapangan Perkebunan Kalibendo, Kecamatan Glagah (24-25/9/2016) dan diikuti 128 peserta yang terdiri dari siswa SMP sekitar lokasi pelatihan, anak-anak dari karyawan CCAI, karyawan Dispora, dan rekan media.

Pelatihan yang digelar selama dua hari ini dibuka Drs. Wawan Yadmadi, MSi selaku Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Banyuwangi. Dalam sambutannya, Wawan menyatakan bangga, Banyuwangi terpilih sebagai salah satu kota di mana Coke Kicks 2016 digelar. 

“Harapan kami, program Coke Kicks ini dapat mengembangkan bakat bermain sepak bola khususnya di Banyuwangi, mendukung terciptanya aktivitas luar ruang positif bagi para remaja, serta meningkatkan skill para pelatih lokal yang juga memainkan peran penting dalam perkembangan tunas bangsa di dunia sepak bola Indonesia masa depan,” ujarnya. 

Coke Kicks hari pertama diisi dengan pelatihan teknik dasar sepak bola termasuk teori passing, ball controlling, dribbling, turning, dan shooting, yang kemudian diselesaikan dengan permainan kelompok. Hari kedua, dibuka dengan senam pagi bersama komunitas pemetik kopi di Perkebunan Kalibendo. 

Acara semakin semarak dengan adanya adu kekompakkan dan kreatifitas dalam kompetisi yel-yel untuk mendukung masing-masing tim yang bertanding dalam mini competition untuk memperebutkan juara. 

Setelah melalui penjurian yang ketat, SMPN 5 Banyuwangi dianugerahkan pemenang Juara 1 untuk kompetisi yel-yel, mengungguli SMPN1 Giri pada peringkat 2, dan MTSn Banyuwangi di peringkat 3. 

Program pelatihan sepak bola dua hari ini, dikemas secara positif dan menyenangkan dimana anak-anak dari masyarakat setempat dapat mengembangkan bakat dan kegemarannya bermain sepak bola secara terarah dari para pelatih profesional. 

Disamping pelatihan dasar sepak bola, Coke Kicks juga menggelar mini competition untuk menyeleksi pemain terbaik, pencetak gol terbanyak, serta pemain terbaik dari yang terbaik. 
Deri Gunawan, peserta Coke Kicks dari MTSn Banyuwangi yang terpilih menjadi salah satu pemain terbaik.

“Saya merasa beruntung dapat menjadi bagian dari Coke Kicks 2016, bisa berinteraksi langsung dengan pelatih professional dan mendapat perlengkapan berlatih sepak bola. Saya jadi semakin semangat berlatih kedepannya,” ujarnya.

Selain pelatihan untuk anak-anak, juga ada sesi Train the Trainer untuk para pelatih lokal dengan modul pelatihan seperti life skill dan perencanaan pelatihan yang terstruktur. 

Sejak awal pelaksanaan 2011, Coke Kicks telah menjalankan program pelatihan bagi lebih dari 12.000 peserta usia 12-16 tahun dan 742 pelatih setempat di 517 desa di seluruh Indonesia. 

“Kami percaya bahwa bisnis yang berkelanjutan memiliki keterkaitan erat dengan kesehatan dan kesejahteraan stakeholder, termasuk masyarakat di mana kami beroperasi. Mempromosikan program hidup sehat aktif terutama melalui aktivitas luar ruang ke masyarakat adalah salah satu cara kami berpartisipasi,” ujar Fatimah Zahra, Public Affairs & Communications CCAI. (Harry)

Be the first to comment

Leave a Reply