Curi Motor Buat Biaya Lebaran Warga Donorejo Di Tembak Polisi

Dihadapan Petugas Tersangka Hambali Mengaku Butuh Biaya Buat Lebaran

SURABAYA|BIDIK – Mochamad Chambali (22) warga Jl Donorejo III/26 Surabaya tertembak timah panas. Pasalnya, pria tersebut ditangkap lantaran terlibat dalam komplotan curanmor 4 TKP.

Dalam menjalankan aksinya, pelaku bersama-sama dengan Jamal dan DP mengendarai sepeda motor Honda Vario hitam nopol L 4418 PS berboncengan 3 mencari sasaran. Setelah menemukan sasarannya, kemudian ketiganya mencuri sepeda motor Honda Beat putih yang sedang diparkir diteras rumah Jl Keputih Tegal Timur III D/ 15 Surabaya.

Sang eksekutor, yaitu Jamal turun dari sepeda langsung mengambil sepeda motor sasarannya itu dengan menggunakan kunci T. Sedangkan pelaku Chambali dan DP berperan mengawasi situasi.

Setelah mendapat sepeda hasil curiannya, Jamal pun langsung membawa kabur ke Madura yang tujuannya untuk dijual kesana. Namun, dalam perjalanan saat naik jembatan Suramadu tertangkap oleh pihak kepolisian Polsek Sukolilo yang tengah melakukan operasi penyekatan.

Nah sejak tertangkapnya Jamal 2016 lalu, pelaku Chambali dan DP pun kembali beraksi lagi. Hingga akhirnya kedua orang itu pun mengajak HB untuk mencuri sepeda motor bersama-sama.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, sejak saat itu pelaku Chambali bekerja bersama DP dan HB. Nah semenjak saat itu, pelaku Chambali yang berperan sebagai pengantar ke penadah di Madura.

“Pelaku Chambali sendiri berhasil kami ringkus di kawasan rumahnya di Jl Donorejo Surabaya. Bahkan, kami terpaksa memberi penindakan tegas terukur dengan menembak kaki kiri pelaku Chambali karena berusaha kabur saat kami sergap,” ujarnya.

“Untuk DP dan HB sendiri sudah kami tetapkan sebagai DPO, dan saat ini sedang dalam pencarian kami,” imbuh AKBP Shinto.

Sementara itu dihadapan polisi, Chambali mengaku berperan hanya sebagai pengantar sepeda motor curian ke Madura, dan yang beraksi sebagai eksekutornya Jamal dan Dp.

“Nah di kawasan Keputih Tegal itu kan banyak kos-kosan, makanya kami biasa menyasar disana,” akunya.

Masih kata Chambali, dirinya juga mengaku, nekat mencuri lantaran kepepet mencari uang tambahan untuk beli baju lebaran. “Lebaran kan sebentar lagi pak, selain untuk membeli baju lebaran, yah nantinya juga buat uang saku saya sama keluarga untuk mudik ke Lamongan,” imbuh pria satu anak ini.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini Chambali dijerat Pasal 363 KUHP huruf 3e, 4e, 5e dan dan ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman pidana 9 tahun penjara.(Riz)

Be the first to comment

Leave a Reply