Dewan Jatim Himbau Mapel Pancasila di Sekolah Dihidupkan Kembali

dr Benjamin Kristianto Mars Anggota DPRD Jatim asal Partai Gerindra. (rofik)

SURABAYA|BIDIK– Maraknya kasus tawuran antar pelajar, penyalagunaan narkoba dan seks bebas yang terjadi di kalangan generasi bangsa saat ini, diduga dikarenakan kurangnya pengetahuan akan pendidikan pancasila yang diajarkan di sekolah-sekolah, hal ini yang seharusnya menjadi kontrol sosial bagi pemerintah terutama dunia pendidikan.

dr.Benjamin Kristianto Mars Anggota DPRD Jatim asal Partai Gerindra memandang seharusnya pemerintah menghidupkan kembali mata pelajaran (Mapel) tentang pendidikan pancasila kembali karena di situ jelas diajarkan tentang agama kepribadian, dan pergaulan sosial seperti yang tertera dalam Pansila.

“Dulu kita punya mapel Pendidikan Moral Pancasila (PMP), sehingga anak didik kita bisa mengerahui akan arti saktinya pancasila jika dipahami sila persila,” terang dr Beny saat ditemui di ruang kerjanya.

Anggota komisi A DPRD Jatim yang membidangi Hukum dan Pemerintahan ini juga meminta supaya generasi muda khusunya kalangan pelajar supaya jangan sampai menjadi korbam akibat pergaulan bebas yang ujung-ujungnya merugikan diri sendiri ataupun keluarga.

“Di Moment Hari Kesaktian Pancasila ini ,saya selaku wakil rakyat yang kebetulan duduk di komisi A mendesak supaya pemerintah memberlakukan kembali Pendidikan Moral Pancasila dan Penataran P4 di haruskan kembali dan di terapkan di sekolah supaya generasi muda memahami akan arti kesaktian Pancasila sehingga generasi kita bisa terhindar dari penyalagunaa obat-obatan terlarang dan pergaulan seks bebas,” pungkas ketua Kesira Jatim ini. (fik)

Be the first to comment

Leave a Reply