DPMD Banyuwangi Dorong Pemerintah Desa Prioritaskan Program Bedah Rumah

Ahmad Faisol

BANYUWANGI|BIDIK, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur terus mendorong pemerintah desa untuk memprioritaskan program yang berdampak terhadap pengurangan angka kemiskinan. Salah satu yang dianggap berhasil adalah program bedah rumah yang didanai Dana Desa (DD).

Program bedah rumah merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan pemerintah desa untuk mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan standar kelayakan hidup masyarakat desa.

Plt Kepala DPMD Banyuwangi, Zen Kostolani menjelaskan, dari tahun ke tahun, pemerintah desa konsisten mengalokasikan anggaran Dana Desa untuk program bedah rumah. Oleh karenanya program tersebut dirasa tepat untuk dilanjutkan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Sasarannya jelas dan manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat kurang mampu. Bedah rumah terus kita dorong untuk dilanjutkan. Untuk tahun 2017 ini anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 10 Miliar,” ujar Zen Kostolani, Rabu (6/12).

Untuk tahun anggaran 2018, DPMD Banyuwangi memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah rumah yang akan direhab. Hal ini mengacu kemungkinan adanya penambahan besaran DD yang akan diterima oleh masing-masing desa.

“Rata-rata setiap desa mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki 5 hingga 10 unit rumah tidak layak huni dengan anggaran Rp 7,5 Juta hingga Rp 15 Juta per unit,” tambah Zen.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Pemerintahan Desa DPMD Banyuwangi, Ahmad Faisol menambahkan, dari total 189 desa yang ada di Banyuwangi, pada tahun ini telah menyelesaikan bedah rumah sebanyak 1.066 unit milik warga tidak mampu.

“Jika dirata-rata, ada kegiatan bedah rumah lebih dari seribu unit setiap tahunnya. Selain bermanfaat langsung bagi penerima bantuan, program ini juga berdampak terhadap pertumbuhan lapangan pekerjaan karena seluruh proses pembangunan dikerjakanb oleh warga setempat,” jelas Faisol.(nng)

Be the first to comment

Leave a Reply