Duo Iran Berjaya Di Etape Neraka ITdBI

Pembalap Iran saat melewati tanjakan etape 3

BANYUWANGI|BIDIK, Etape Tiga International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBI), atau etape yang biasa disebut etape neraka, berhasil ditaklukkan dua pembalap Iran dari Team Pishgaman Cycling Team.

Amir Kolahdouzhagh lebih dulu masuk garis finish di etape yang dikenal dengan tanjakannya tersebut. Kolahdouzhag melahap etape sepanjang 116,3 Km dengan catatan waktu 3 jam 35 menit 7 detik. Kolahdouzhagh lebih cepat 51 detik atas Reza Hosseini yang finish di posisi kedua. Sedangkan posisi ketiga diraih Victor Nino Corredor dari Team Sapura Cycling.

Di etape ini Kolahdouzhagh berhak atas Polkadot jersey sebagai simbol raja tanjakan.

“Di sepuluh kilometer saya masih dalam peleton dengan Rebellin. Baru di lima kilometer terakhir, tinggal kami berdua (Kolahdouzhagh dan Hosseini), akhirnya saya yang memenangkan,” ujar Kolahdouzhagh.

Meski hari ini, Jum’at (29/09) memenangi etape, Kolahdouzhagh tidak memasang target untuk memenangi lomba Tour de Ijen. Mengingat selisih waktu dan kemampuan rider lain yang menguasai jalur datar.

“Etape besok lintasannya datar, dan itu bukan spesialisasi saya. Saya yakin, besok yellow jersey masih dipegang rebellin,” ujar Kolahdouzhagh.

Sementara, Davide Rebellin meski finish di posisi keempat dengan selisih 59 detik dari Kolahdouzhagh, masih berhak menyandang yellow jersey.

Sedangkan, untuk green jersey atau raja sprinter kali ini diraih pembalap asal Indonesia Jamalidin Novardianto. Dan posisi best Indonesian rider yang ditandai dengan red & white jersey diambil alih oleh Jamal Hibatullah dari KFC Cycling Team.(nng)

Be the first to comment

Leave a Reply