Elpiji Langka, Warga Berburu Keliling Kota

Ilustrasi: Elpiji langka

MALANG | BIDIK – Sepekan terakhir warga Kota Malang merasakan sulitnya mendapatkan Elpiji 3 Kg yang biasanya banyak dijual di warung-warung atau agen sekitar rumah. Mereka mengeluhkan kelangkaan karena mereka tidak bisa memasak ataupun bekerja.

Etik Windarti, pemilik Warung Bijikopi mengaku harus pontang-panting mencari Elpiji 3 kg. Biasanya dengan mudah Elpiji didapatkan di sekitar warungnya, tetapi sejak seminggu terakhir sulit diperoleh.

“Tadi pagi dapatnya di sekitar pasar Karangoloso, di toko kecil dekat situ,” kata Etik di warungnya, Jalan Saxofon, Kamis (6/12).

Etik mengaku mendapatkan harga Rp 22 ribu, dari harga biasanya Rp 18 ribu. Etik sendiri dalam sehari menghabiskan tiga tabung Elpiji. Sehari sebelumnya Etik mendapatkan harga Rp 21 ribu.

“sudah harganya mahal, barangnya sulit didapat, saya sampai keliling kota cari elpiji sambil bawa tiga tabung” lanjutnya.

Etik mengaku sempat mencari ke agen besar dan beberapa toko, tetapi semuanya kosong. Semua mengatakan kalau belum mendapatkan kiriman.

Kondisi yang sama juga dirasakan oleh Sudiran, pedagang bakso Cak Ran di Jalan Raya Tlogomas, Kota Malang. Sudiran juga mengaku mendapatkan harga Rp 22 ribu.

“seminggu ini sulit cari elpiji, saya sampai keliling tiap pagi dan tadi ketemu di daerah singosari.” lanjut Sudiran. (bima)

Be the first to comment

Leave a Reply