Festival Kali Bersih, Jadikan Sungai Banyuwangi Bersih

BANYUWANGI|BIDIK- Guna mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan sungai, Pemkab Banyuwangi kembali menggelar ‘Festival Kali Bersih’, bertempat di DAM Durrahman Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Sabtu (08/04).

Beberapa item kegiatan dilakukan seperti penebaran benih ikan, menanam pohon dan membersihkan sampah disekitar sungai, menjadi perhatian ribuan warga yang hadir dengansangat antusias.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, ajang festival dipilih sebagai salah satu cara untuk manarik respon dan perhatian masyarakat agar menjadikan sungai sebagai elemen penting. Karena festival identik dengan hal yang menyenangkan.

“Masyarakat kita gugah dengan festival. Sungai dari hulu ke hilir tercemar karena masyarakat, ini jadi PR kita,” kata Anas.

Kegiatan ini sebuah kampanye masif yang agar warga pedulikebersihan lingkungan dan merdeka dari sampah. Apalagi aliran sungai DAM Durrahman ini bermuara ke Pantai Blimbingsari.

“Sungai bersih juga menentukan daya saing wisata, karena wisatawan sangat menikmati daerah yang lingkungannya bersih,” sambung Anas.

Sementara, Kepala Dinas PU Pengairan Banyuwangi, Guntur Priambodo mengungkapkan kegiatan festival kali bersih di gelar di DAM Durrahman ini karena aliran muara pantai Blimbingsari salah satunya berasal dari sungai Donosuko.

“Blimbingsari sebagai salah satu ikon Kabupaten Banyuwangi, kita jadikan prioritas pengendalian sampah, karena disana ada pantai, dan bandara,” ujar Guntur.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi, Khusnul Hotimah menuturkan kegiatan ini digelar karena masyarakat masih banyak yang membuang sampah disungai, ini sering terjadi Desa-desa karena masih darurat tempat sampah.

Diawal kedatangannya di DAM Durrahman ini, ungkap Khusnul, kondisinya kumuh, dan memprihatinkan, banyak bedek-bedek liar milik warga yang digunakan untuk MCK.

“Saya ingin pola pikir masyarakat bisa diubah, ditiap Desa punya tempat pengolahan sampah, seperti Desa Tembokrejo Muncar, karena sampah itu tidak harus dibuang, tapi diolah dan bisa dimanfaatkan,” terang Khusnul.

Dia menargetkan dalam kurun dua tahun ke depan pihaknya berkomitmen bersama Dinas PU pengairan ingin mewujudkankesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah dan ber MCK di sungai.(nng/arik)

Foto: Bupati saat menebar benih ikan ke sungai.(nanang)

Be the first to comment

Leave a Reply