Gelar Operasi Pasar, Kepala Bulog : Stok Beras Banyuwangi Melimpah

BIDIK, | ‎ BANYUWANGI|– Guna menstabilkan harga beras di Banyuwangi, Perum Bulog SubDivre Banyuwangi menggelar Operasi Pasar Beras Cadangan Pemerintah (OPBCP),” Selasa (09/01).
Kegiatan OPBCP itu dihadiri tim monitoring dari Kementerian Perdagangan RI, Dinas Perdagangan Provinsi Jatim, Bupati Banyuwangi, Kepala Bulog SubDivre Banyuwangi, serta sejumlah Kepala Dinas dilingkungan Pemkab Banyuwangi.
Sebelum digelar, kegiatan OPBCP tersebut diawali dengan upacara pelepasan kendaraan angkutan beras oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas yang bertempat dihalaman Gudang Bulog II Ketapang.
Sekretaris Direktorat Jendral Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan RI, Syailendra, memastikan bahwa saat ini tidak ada kenaikan harga beras.
“Kita dapat laporan katanya harga beras naik, ternyata itu nggak ada, kita hari ini turun serentak di seluruh wilayah di Indonesia, kita ingin pastikan semuanya,” ucap Syailendra.
Menurutnya, harga beras di Banyuwangi saat ini sudah ditentukan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu 9.350,- per kilogram untuk beras medium.
“Banyuwangi stoknya melimpah hingga 35 ribu, ini hebat lo, bisa menyupply daerah lain, salah satunya Bali,” imbuhnya.
Sementara, Kepala Bulog SubDivre Banyuwangi, David Santoso mengatakan dengan stok yang melimpah itu, saat ini Banyuwangi menyuplai dibeberapa provinsi diantaranya Provinsi Bali, NTT, dan Medan, Madura.
Ditahun 2017, total serapan beras Bulog Banyuwangi mencapai 81.500 ton dari target 71 ribu ton, jadi terealisasi sekitar 128 persen.
“Hari ini hampir disemua wilayah kita gelar OPBCP hampir di semua pasar di Banyuwangi, di pasar Blambangan ada tujuh kios, di pasar kota ada delapan kios, termasuk para pedagang besar dan mitra penggilingan padi yang memiliki pedagang kecil-kecil,” ucap David.
Ditegaskannya, kegiatan OPBCP ini akan terus dilakukan hingga harga beras bisa dikendalikan.
“Operasi pasar ini tidak ada batas waktu, sampai harga beras dipasaran kembali normal,” pungkasnya.(nng/swr)

Be the first to comment

Leave a Reply