Gugatan Cicik Permata Kandas

Hakim Nyatakan Sie Probo Wahyudi sebagai Pemilik Tanah yang Sah

ILUSTRASI

SURABAYA|BIDIK – Gugatan yang diajukan Cicik Permata Dias SN, warga Cipinang Cempaka Jakarta Timur melalui Pengadilan Negeri (PN) Surabaya akhirnya kandas. Dalam gugatan perdata bernomor 721/Pdt/G/2016/PN.Sby, Cicik menggugat soal keabsahan akta perjanjian jual beli tanah yang berada di kawasan Kenjeran Surabaya.

Para pihak yang digugat adalah, Sie Probo Wahyudi sebagai tergugat I, Fenny Indrawati Sukimin sebagai tergugat II, notaris Eny Wahyuni sebagai tergugat III dan Aiptu Hery Suyono sebagai tergugat IV.

Dalam pertimbangan Konpensi dan Rekonpensi majelis hakim yang diketuai Ari Jiwantara menyatakan bahwa penggugat tidak dapat membuktikan atas dalil gugatannya, sementara tergugat I dapat embuktikan atas dalil sangkalannya. “Maka penggugat berada di pihak yang kalah dan harus dibebani untuk membayar biaya perkara,” ujar hakim.

Sehingga, dalam putusannya, majelis hakim menolak gugatan penggugat serta mengabulkan gugatan tergugat I Konpensi untuk sebagian. Putusan menyatakan bahwa tergugat I Konpensi adalah pembeli beritikat baik, serta menyatakan semua kuitansi jaul beli yang dikeluarkan sejak 30 September 2013 hingga 30 Juni 2014, total senilai Rp 2,78 miliar oleh tergugat dinyatakan sah dan memiliki kekuatan hukum.

Selain itu, majeli shkaim juga menyatakan bahwa akta-akta notaris yang dibuat dan diterbitkan oleh Eny Wahyuni selaku tergugat III antara lain, akta pembatalan nomor 125 tanggal 30 September 2013, akta perjanjian Ikatan Jual Beli bernomor 126 tanggal 30 September 2013, akta Kuasa mejual nomor 127 tertanggal 30 September 2013, akta perjanian ikatan jual beli bernomor 48 tanggal 17 Pebruari 2014 serta akta kuasa menjual bernomor 49 tertanggal 17 Pebruari 2014 adalah sah dan mempuyai kekuatan hukum.

“Menyataan bahwa tanah bersertipikat hak milik nomor 71 atas nama Poediastuti adalah menjadi hak milik tergugat I. Menyatakan bahwa penggugat Konpensi telah melakuan perbuatan melawan hukum,” ujar hakim pada persidangan yang digelar beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, berdasarkan putusan hakim, penggugat konpensi pun diwajibkan untuk mengurus sertipikat hak milik nomor 71/kel. Rangkah atas nama Poediastuti menjadi nama tergugat I Konpensi dan menyerahkan kepada tergugat I.

“Menghukum penggugat Konpensi atau siapa saja yang mendapat hak untuk meninggalkan tanah sengketa dan menyerahkan kepada tergugat I dalam keadaan kosong,” tegas hakim.

Diakhir putusannya, hakim juga menghukum penggugat untuk membayar biaya yang timbul dalam perkara ini sebesar Rp 2,9 juta. (eno)

Be the first to comment

Leave a Reply