Hakim PN Gresik Vonis Ringan Bandar Narkoba

gresik-narkoba-vonis-ringanGRESIK, BIDIK.CO.ID – Terbukti menguasai dan memiliki narkotika jenis sabu, terdakwa Nurul Jannah (20)  warga Wonokusumo Jaya 4/16 Pegirian Surabaya divonis ringan. Yaitu, 2 tahun hukuman penjara dan denda 800 juta subsidair 1 bulan kurungan.

Dalam vonis ini, Majelis hakim yang diketuai Lia Herawati dengan anggota Fitria Ade Maya dan Heriyanti berbeda pendapat dengan tuntutan dari JPU Pompy Polanski.

Menurut Majelis Hakim, terdakwa  terbukti menguasai narkotika jenis sabu sesuai dakwaan jaksa. Akan tetapi hakim menghukum terdakwa dengan hukuman dibawah minimal dari ketentuan pasal 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dimana dalam pasal tersebut minimal hukuman adalah 4 tahun penjara.

“Majelis hakim berpedapat bahwa hakim dapat menjatuhkan pidana dibawah minimal hukuman yang diatur dalam Undang Undang. Hal tersebut dikarenakan hakim memiliki keyakinan bahwa hukuman tersebut layak diterima oleh terdakwa. Menghukum terdakwa dengan hukuman penjara selama 2 tahun denda 800 juta subsidiar 2 bulan,” ujar Lia Herawati saat membacakan putusan.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa bahkan lebih ringan 3 kali lipat. Dimana dalam tuntutannya Jaksa menuntut 6 tahun penjara atas kepemilikan 0.43 gram SS. Tidak hanya itu, jaksa juga memberikan sanksi denda Rp 1milyar subsidair 6 bulan kurungan.

Seperti diketahui, terdakwa diseret ke meja hijau karena telah menguasai narkotika jenis sabu. Waktu itu, pada hari Kamis 31 Maret 2016 didepan toilet SPBU Sentolan Jl Veteran Gresik, terdakwa ditangkap oleh anggota Polsek Kota karena membawa sabu seberat 0,43 gram yang digenggam ditangan kanannya. Barang tersebut rencananya akan diserahkan ke pemesan sabu. (kim)

Foto: Terdakwa Nurul Jannah, warga Wonokusumo Surabaya saat jalani sidang di PN Gresik. (kim)

Be the first to comment

Leave a Reply