Hibur Masyarakat, Pemkot Batu Gelar Pertunjukan Wayang Kulit

Sebelum pementasan wayang kulit, Ketua PKK Kota Batu, Dewanti Rumpoko menyerahkan gunungan wayang kepada dalang, Ki Ardhi Poerbo Antono

KOTA BATU|BIDIK–Pagelaran wayang kulit semalam suntuk digelar oleh Pemkot Batu dalam rangkaian memperingati perayaan HUT ke 72 Republik Indonesia. Pagelaran wayang kulit digelar di halaman depan Balaikota Among Tani pada Sabtu malam (12/8), dengan memainkan lakon “Sang Duta Pamungkas” yang dibawakan dalang Ki Ardhi Poerbo Antono.

Sebelum dimulainya pementasan wayang kulit, Plt. Sekda Pemkot Batu, Achmad Suparto merasa bahagia karena pagelaran wayang kulit menyedot animo masyarakat Kota Batu yang tumpah ruah ingin menyaksikan. “Malam hari ini kami, Pemkot Batu sangat bangga karena para undangan maupun masyarakat dapat menghadiri pagelaran wayang kulit semalam suntuk,” ungkap Suparto yang juga menjabat Kepala Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Batu tersebut.

Mantan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSMD) Pemkot Batu itu menambahkan rangkaian kegiatan HUT RI masih sangat panjang. Adapun kegiatan yang akan diselenggarakan Pemkot Batu dalam peringatan HUT RI diantaranya sepeda hias, lomba panjat pinang, pengukuhan Paskibraka, renungan detik-detik proklamasi, prosesi upacara kenegaraan peringatan kemerdekaan RI ke 72.
Nantinya tepat pada tanggal 17 Agustus, Suparto mengatakan pada resepsi kenegaraan akan dimeriahkan oleh penyanyi ibu kota yaitu Raisa dan Rio Febrian.

“Di malam resepsi ada bintang tamu ibu kota yang memeriahkan rangkaian peringatan HUT RI yang diselenggarakan Pemkot Batu,” ucap dia.
Selain itu pada 20 Agustus nanti akan digelar pawai yang diikuti seluruh desa/kelurahan, perwakilan lintas agama dan lintas partai politik yang ada di Kota Batu dengan tema “Kebersamaan Nusantara”. Disusul kemudian pada tanggal 27 Agustus akan diselenggarakan jalan sehat bertemakan “Keluarga Pancasila”.

“Semoga diikuti oleh seluruh warga Kota Batu sekaligus bisa merayakannya secara massif,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso berujar pagelaran wayang kulit ingin menyajikan hiburan bagi masyarakat Kota Batu. Dalam pagelaran ini turut dimeriahkan oleh Yati Pesek dan Marwoto, dua pelawak yang pernah menghiasi layar kaca dalam acara Ketoprak Humor.
Disamping sebagai hiburan bagi masyarakat, pagelaran wayang kulit sebagai bentuk menghargai dan mencintai seni budaya adiluhung nusantara yang harus dilestarikan.

“Apalagi akhir-akhir ini marak pengaruh budaya asing. Oleh sebab itu pada kesempatan ini, secara pribadi saya menyambut baik dan sangat senang karena bersama-sama masyarakat bisa menyaksikan pagelaran wayang kulit,” sahut Punjul. (Didid)

Be the first to comment

Leave a Reply