HUT Ke 67, Kotabaru Masih Kekurangan Ketersediaan Pasokan Air Bersih dan Listrik

Ket fhoto : Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor (pakai kacamata hitam) bersama Wakil Bupati Kotabaru, Drs. H. Burhanuddin jadi saksi saat akan dilakukan penandatanganan peresmian operasional Waduk Gunung Tirawan oleh Bupati Kotabaru, Sayid Jafar Alyderus (berkacamata putih)sambutan, Bupati Kotabaru Sayid Jafar Alyderus saat menandatangani peresmian waduk gunung tirawan, Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu bersama Sekda Kotabaru dan para mantan Bupati Kotabaru terdahulu saat menghadiri acara HUT Kotabaru ke 67

KOTABARU|BIDIK – Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, kami masih memerlukan tiga Embung (waduk) lagi agar bisa mengatasi permasalahan kemarau hingga lima bulan kedepan.

Demikian dikatakan Bupati Kotabaru, Sayid Jafar Alyderus dihadapan Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor, Bupati dan Wakil Bupati Tanah Bumbu, Mardani H. Maming dan H. Sudian Noor serta para Bupati/Walikota se Kalsel pada acara peringatan HUT Kotabaru ke 67 yang digelar di Siring Laut Kotabaru, Rabu (31/05/17).

“Pada Tahun 2018 dan 2019 nanti, kami sudah merencanakan pembangunan Waduk Gunung Perak, Waduk Gunung Ulin 2 serta Waduk Gunung Tirawan. Terkait hal ini, kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemerintah Pusat, terutama dari Kementrian Pekerjaan Umum untuk melanjutkan program ini,” ujarnya.

Sementara untuk sektor kelistrikan, Sayid Jafar mengatakan, Pemda Kotabaru telah menjalin kerjasama dengan PT PLN Persero dan dunia usaha dalam rangka penyediaan daya dan perluasan jaringan listrik.

“Diharapkan pada Tahun 2019 mendatang, hal ini bisa terpenuhi hingga 95 persen cakupan listrik diwilayah Kabupaten Kotabaru,” tambahnya.

Dikatakannya upaya untuk memenuhi pasokan listrik tersebut, Pemda Kotabaru terus membangun dan mengembangkan mikro hydro dan pembangkit listrik tenaga surya didesa- desa terpencil serta wilayah pesisir atau kepulauan.

“Selain hal tersebut diatas, saat ini Pemerintah Kabupaten Kotabaru telah menyiapkan lahan seluas 10 hektar untuk pembangunan listrik tenaga spesifikasi batubara di Desa Sigam, yang merupakan pilot project Kementrian ESDM dengan kapasitas 20 Mega Watt,” tutupnya. (M12)

Be the first to comment

Leave a Reply