Kejati Jebloskan Dirut PT Wira Usaha Sumekar ke Bui

Tampak tim Pidsus Kejati Jatim menggelandang tersangka Sitrul Arsyih Musa'ie, Direktur Utama PT Wira Usaha Sumekar, BUMD Kabupaten Sumenep periode 2011-2015 menuju Rutan Medaeng. Henoch Kurniawan

SURABAYA|BIDIK – Tim Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim melakukan penahanan terhadap Sitrul Arsyih Musa’ie, Direktur Utama PT Wira Usaha Sumekar, BUMD Kabupaten Sumenep periode 2011-2015, Jumat (13/10/2017).

Sitrul ditahan, setelah jaksa menetapkan dirinya sebagai tersangka dugaan kasus korupsi pengelolahan migas.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jatim Richard Marpaung menjelaskan tersangka mendapat participacing interest 10% sebagai bagian hasil pengelolaan migas di wilayah kab sumenep dari PT Santos Madura Offahore yg mengelola migas di wilayah kab Sumenep.

“Dalam rangka menerima participasing interest (PI) sebesar 10%, tersangka Sitrul membuka kantor perwakilan di Jakarta dan secara pribadi membuka rekening Bank Mandiri bentuk rupiah dan dolar. Rekening itu untuk menampung participasing interest 10% tanpa sepengetahuan Pemkab Sumenep,” terangnya.

Uang yang masuk ke rekening tersangka sebesar USD 773.702, 84 dari PI 10% tersebut. “Namun tersangka hanya menggunakan sebesar Rp 3,9 miliar,” tambah Richard.

Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, selanjutnya Sitrul digiring jaksa menuju Rumah Tahanan (Rutan) Klas I Surabaya Medaeng. Korupsi yang dilakukan tersangka merugikan uang negara sebesar Rp 3,9 miliar.

Atas perbuatannya, oleh jaksa, tersangka dijerat pasal 2 subsider pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman diatas lima tahun penjara. (eno)

Be the first to comment

Leave a Reply