Koalisi Bangjo di Pilkwali Kota Malang

Hadi Susanto

MALANG | BIDIK – Peta politik menjelang pilwali kota Malang di tahun 2018 mulai bisa terbaca. Bila sebelumnya PDIP sebagai partai pemenang pemilu dikabarkan akan mengajukan calon walikota tanpa koalisi karena punya cukup kursi untuk mencalonkan, maka kabar tersebut sepertinya akan gugur.

Wakil Ketua Bidang Hukum dan Perundang-Undangan DPC PDIP Kota Malang Hadi Susanto ketika ditanya bagaimana strategi partainya dalam menghadapi kontestasi politik 2018 mengatakan bahwa akan berkoalisi dengan partai dengan identitas warna hijau.

“kita akan berkoalisi, koalisi bangjo (abang-ijo atau merah-hijau) karena kami anggap itu langkah terbaik yang bisa kami tempuh pada 2018. Ya tahu sendiri lah warna hijau temannya PDIP itu siapa” ucap sekretaris fraksi PDIP di DPRD Kota Malang ini.

Disinggung mengenai rekomendasi dari DPP, Hadi Susanto mengatakan jika masih belum ada rekomendasi yang turun dari pusat. Padahal selama proses pendaftaran calon wali kota ada beberapa nama dengan track record mentereng yang mendaftar melalui partai berlambang banteng ini.

“kalau rekom sampai saat ini belum turun, itu memang kewenangan pusat (DPP). Beberapa nama yang mendaftar sudah kami serahkan ke DPP untuk diseleksi mana yang akan direkomendasikan untuk bertarung di 2018” jelas sekretaris komisi D DPRD Kota Malang tersebut dalam wawancara seusai rapat Bamus di gedung dewan (10/10).

PDIP dengan 11 kursi di DPRD Kota Malang mampu mengajukan calon wali kota sendiri tanpa koalisi dengan partai lain, tetapi dengan adanya pernyataan dari Hadi Susanto tersebut maka besar kemungkinan PDIP akan berkoalisi dengan incumbent yang berasal dari PKB dimana partai yang didirikan Gus Dur tersebut memang memiliki identitas berwarna hijau.(bimo)

Be the first to comment

Leave a Reply