Kreatifitas Anyaman Bambu di Festival Bambu Gintangan

Anak-anak saat menganyam bambu. (nanang)

BANYUWANGI|BIDIK – Pagelaran Festival Bambu Gintangan Banyuwangi ajang yang dikemas apik menampilkan kreatifitas anak-anak dalam menganyam bambu, Jum’at (12/05).

Selain keterampilan menganyam, dalam festival yang digelar di Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari ini, juga ada tampilan atraksi kesenian barong, hadrah, tetek dan main egrang.

Ribuan anak-anak yang beradu kreatifitas anyaman tersebut berasal dari siswa siswi SD – SMP di Desa Gintangan. Mereka sangat antusias adu keterampilan kerajinan yang sudah menjadi ikon di Desa nya.

Kepala Desa Gintangan, Rusdiana mengatakan festival ini selain untuk melestarikan kerajinan bambu, juga untuk menumbuhkan rasa cinta kerajinan kepada anak-anak. Karena kalau dibiarkan lambat laun kerajinan bambu akan mulai punah.

Festival ini tidak hanya mendukung perekonomian daerah, tapi juga memunculkan ide-ide kreatif sekaligus mengonsolidasikan potensi desa.

Menurut Rusdiana, moment ini  diangkat sebagai kerajinan bambu, karena sesuai dengan asal usul Desa Gintangan, yaitu dari kata Gontan, berarti bumbung, yang asalnya dari bambu.

Dijelaskannya, Desa Gintangan ini tidak hanya ada kerajinan bambu, ada juga ukiran kayu, batik pantai, sangkar burung dan lain sebagainya.

“Disini bisa langsung beli-beli beragam produk dari bambu yang oke punya,” ujar Rusdiana.

Ditambahkan Rusdiana, Desa Gintangan, sejak tahun 1980-an, memang menjadi sentra kerajinan bambu dan sudah memasok kerajinan bambu untuk kebutuhan pasar nasional.

Bahkan, hasil olahannya sudah diekspor ke sejumlah negara, seperti Jepang, Brunei Darussalam, dan Thailand.

”Di sini untuk penganyam ada 55 persen dari 6700 penduduk,” jelasnya.

Rusdiana berharap semoga Gintangan yang kaya potensi UMKM, dan budaya bisa lebih dikenal. Sekaligus melestarikan kerajinan Gintangan.

Kegiatan festival bambu  ditutup dengan fashion show bambu carnival, yaitu pertunjukan fashion dengan memakai pakaian dari bahan bambu. Melibatkan desainer dan model anak-anak muda Desa Gintangan.(nang)

Be the first to comment

Leave a Reply