Mall Pelayanan Publik Banyuwangi, Layani Semua Keperluan Orang Hidup Sampai Meninggal

Bupati Anas saat membuka Mall Layanan Publik Banyuwangi

BANYUWANGI|BIDIK, Harapan Pemkab Banyuwangi untuk memiliki Mall pelayanan publik terpadu akhirnya terwujud.

Keseriusan itu terbukti, dengan dilaunchingnya Mall pelayanan publik Banyuwangi pada Jum’at (06/10), dan dibuka langsung oleh Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

“Mall pelayanan publik ini kami siapkan selama dua tahun. Semua kepengurusan dari e-KTP, akta kelahiran, perijinan, SIM, hingga akad nikah bisa dilayani disini,” ujar Bupati Anas.

Dibukanya mall layanan publik ini, lanjut Bupati Anas, untuk menekan berbagai keluhan masyarakat, dan disini pelayanan satu pintu beneran, bukan satu pintu banyak jendela.

“Saya harap tidak ada lagi keluhan warga, seperti pungutan liar (pungli), tidak bersih, proses lama, serta di pingpong dari meja ke meja,” imbuhnya.

Dia pun menambahkan, di mall ini targetnya yaitu untuk mempermudah semua pelayanan, sehingga dengan waktu jelas. Untuk sementara total layanan yang disediakan kurang lebih ada 90 layanan.

“Kedepan kita akan siapkan hingga 150 layanan disini, mudah-mudahan akhir bulan depan sudah terealisasi,” tandasnya.

Dijelaskan Bupati Anas, ada beberapa bentuk pelayanan yang diterapkan, diantaranya layanan quick service, save service, dan long service. Ada juga tempat mainan anak, dan ada juga bilik nikah. Khusus bagi warga yang mau nikah gratis pada hari sabtu minggu bisa dilayani beserta perlengkapannya sudah disiapkan, seperti jas, perias, mudin, tinggal datang,  pulang langsung bawa ijab sah.

Jadi, di Banyuwangi menyiapkan pelayanan dari orang hidup sampai meninggal, orang mengurus bea siswa tidak mampu sampai surat kematian cukup disini.

“Inilah jawaban kerja keras kami, pelayanan akuntabel dan transparan akan kami kerjakan mulai hari ini, dengan jauh lebih terintegrasi dan lebih terukur,” pungkas Bupati Anas.(nng)

Be the first to comment

Leave a Reply