MASALAH PENDIDIKAN IBARAT SERPIHAN KACA

Dina Eka Puspita Sari -  Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Jurusan Biologi
Dina Eka Puspita Sari –
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Jurusan Biologi

Oleh : Dina Eka Puspita Sari
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Jurusan Biologi
Pendidikan Karakter Dianggap Sangat Penting
Dunia ini sangat membutuhkan orang- orang yang berpendidikan untuk membangun kemajuan negara ini. Tak hanya pendidikan yang diutamakan tetapi juga karakter. Pendidikan karakter diperlukan membangun kehidupan lebih baik dan beradab, bukan kehidupan dengan perilaku biadab. Maka terpikirlah oleh para cendekiawan tentang apa yang di kenal dengan pendidikan karakter (character education).

Beragam karakter yang harus kita tanamkan kepada anak-anak yaitu kejujuran dan sopan santun. Mengapa kejujuran? Karena kejujuran adalah benteng dari semuanya. Selain itu dengan sopan santun, semua anak harus memiliki rasa hormat dan perilaku yang baik kepada siapapun. Hal ini harus ditanamkan kepada anak-anak sejak dini agar sikap atau perilaku berkarakter terinternalisasi hingga dewasa.

Pendidikan Formal dan Non Formal
Orang tua pasti ingin memberikan anak-anaknya berpendidikan formal, karena pada dasarnya orang tua ingin kelak anak-anak nya menjadi orang yang sukses, bergelar  tinggi dan menjadi manusia yang terpelajar supaya kelak anaknya bisa menjadi benteng dalam masa tuanya kelak. Meskipun orang tua banting tulang mencari nafkah demi anak-anaknya semangat cinta kasih orang tua pada anaknya tak akan lekang oleh waktu. Hanya satu keinginan orangtua yaitu anaknya berpendidikan tinggi dan sukses.

Namun di sisi lain orang tua kurang memperhatikan pendidikan non formal. Dimana pendidikan non formal disosialisasikan oleh keluarga dan lingkungan untuk menanamkan nilai religiusitas, moral, etika, kepribadian dalam membentuk kegiatan belajar secara mandiri (Sujana ,2007). Sehingga sejak dini apabila anak memiliki watak yang keras kepala dan orang tua selalu mengeluh apa bila anaknya memiliki watak yang keras kepala disebabkan karena orang tua,. Mengapa ? Karena orang tua secara tidak sengaja mentransfer apapun yang dilakukan orang tua sehingga anaknya memiliki daya ingat yang kuat jadi untuk orang tua dalam hal sikap, perilaku, maupun bicara perhatikanlah mulai sekarang.

Manfaat Pentingnya Pendidikan
Untuk membangun peradaban negara dan bangsa yang benar-benar maju, modern, dan tangguh di kancah pertarungan global melalui pendidikan itu sendiri. Karena pendidikan yang mampu membawa suatu bangsa dan negara ke pintu gerbang kemajuan. Maka dari itu pendidikan sangatlah bermanfaat bagi masyarakat Indonesia dalam menyongsong peradaban ini. Pemerintah sangat berperan aktif untuk memberikan pendidikan yang merata kepada seluruh anak bangsa agar semua masyarakat Indonesia menikmati jenjang pendidikan secara menyeluruh.

Tanpa adanya pendidikan yang merata bagi masyarakat maka akan sulit bagi bangsa dan negara untuk menjadi maju karena tongkat utamakan suatu bangsa dan negara adalah pendidikan dan kondisi masyarakat itu sendiri. Dengan adanya pendidikan yang merata maka banyak pula masyarakat yang cerdas dan berpengetahuan tinggi yang berkontribusi dalam kemajuan negara dan membawa ke pertarungan global.

Pendidikan Yang Membudidaya atau Pendidikan Yang Membudaya
Pendidikan berkaitan erat dengan budaya. Budaya ketimuran bangsa ini tetap dikembangkan dan ditunjang perkembangan aspek kognitif. Masih ingatkah pembaca saat kita kecil, mata pelajaran bernilai Pancasila, dengan adanya mata pelajaran Pancasila kita tahu akan sopan santun dan sikap perilaku yang baik menjadi landasan sikap yang membentuk diri kita dengan diiringi pengaruh lingkungan yang baik. Bukan pendidikan yang membuaya atau predator, pendidikan yang terkesan menakutkan dan rakus, mengutamkan isi perut di banding kepentingan orang banyak. Korupsi di lembaga pendidikan atau sebaginya. Harapannya korupsi-korupsi di Indonesia segera ditindak lanjuti dan diberantas.

Be the first to comment

Leave a Reply