Niat jual Hasil Curian Motor Buat Lebaran Apes Ditangkap Petugas

Dihadapan sejumlah wartawan Kasat reskrim Polrestabes AKBP Shinto Silitonga didampingi Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Kompol lily Djafar mengintrogasi Tersangka

SURABAYA|BIDIK – Tiga Pencuri motor ditangkap Tim anti Bandit Polrestabes Surabaya. Ketika berencana menjual hasil curian lewat Jalan Tol Suramadu Sudah disekat Oleh Petugas.

Ketiga bandit jalanan yakni Ainun Sodikin (20) asal Jalan Petukangan Tengah Surabaya, Abdul Rohman (23) asal Jalan Bulak Banteng Lor Bhineka, Surabaya dan NW,(16) pelajar SMA asal Jalan Kalimas Udik Gg.3 Surabaya. Dan satu rekannya masuk daftar pencarian (DPO).

“Sudah 13 TKP, motor yang saya curi selama enam bulan lebih.Dari hasil curian kami jual ke Madura,  per Unit motor dihargai 2,5 juta dan uangnya dibagi rata buat biaya lebaran,” Kata Rohman.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga mengatakan, Tim Anti Bandit  sedang melakukan operasi rutin untuk menangkal penjahat jalanan, kemudian dalam penyekatan di Jembatan Suramadu, petugas mencurigai pengendara motor scoopy warna merah. Setelah dilakukan pemeriksaan motor tersebut tidak mempunyai surat kendaraan lengkap.

“Tim Anti Bandit Berhasil menangkap tiga pelaku pencurian yang berencana, menjual motor hasil curian di pulau Madura,” Ujar Shinto di Mapolrestabes Surabaya (17/6).

Lanjut Shinto, aksi mereka ada dibeberapa wilayah di kota Surabaya diantaranya Dolly, Putat Jaya dan sekitarnya juga melakukan di daerah Gresik maupun Lawang Malang.

“Dari hasil pencurian, motor dijual ke Madura dengan harga per unit Rp.2,5 juta dan uangnya dibagi bersama antara Rp.500rbu hingga Rp.1jt per orang,” Terang perwira polisi berpangkat melati tiga dipundaknya itu.

Dari tiga tersangka ini Tim Anti Bandit menyita barang bukti, sepeda motor Honda Scoopy wama merah Nopol L-6429-QS beserta STNK yang digunakan sarana, 1 unit sepeda motor Honda Beat Nopol L-5571-FJ, 2 unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah Nopol N 4458-TBF, 1 buah senjata tajam jenis clurit besena sarungnya dan 3 buah anak kunci

Kini para tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan salah satu dari tersangka masih dibawah umur juga ditetapkan pasal yang sama.(riz)

Be the first to comment

Leave a Reply