Pasar Desa Glagah Menawan Usai Direhab

BIDIK, | BANYUWANGI – Program Dana Desa yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat dinilai sangat membantu pedesaan untuk dapat menggerakkan perekonomiannya.
Salah satunya, pembangunan Pasar Desa Glagah, Kecamatan Glagah, yang dulunya tidak layak pakai, kini setelah direhab terlihat menawan.
Kepala Desa Glagah, H. Hairihi mengungkapkan, pembangunan pasar itu awalnya berdasarkan usulan masyarakat Desa Glagah, yang menginginkan pasar tersebut direhab total. Hal itu dikarenakan kondisinya yang sudah lama tidak layak pakai.
“Dari situ kita komunikasikan dengan lembaga musyawarah, disepakati nominal anggaran sebesar 682 juta dari Dana Desa tahun 2017,” ujar Hairihi.
Dengan anggaran 682 juta itu, kata Hairihi, perencanaan awal untuk pembangunan 10 bidak, namun karena masih ada kelebihan lahan, maka ditambah dua bidak jadi total 12 bidak, dengan anggaran tetap 682 juta.
Hairihi menambahkan, dari total anggaran tersebut, proses pencairan anggaranya terbagi dua tahap, tahap pertama sebesar 475 juta, dan tahap kedua sebesar 207 juta.
Menurutnya, proses pembangunan pasar itu melibatkan peran serta masyarakat Glagah.
“Semua pekerjaan kecuali pavingisasi tenaga kerjanya dari masyarakat glagah. Untuk pavingisasi, karena waktunya mepet, saya pakai tenaga kerja dari perusahaan paving, selain sudah ahli, cepat dan juga berpengalaman. Hanya waktu dua hari semua pekerjaan paving selesai dikerjakan,” tegasnya.
Saat ini, imbuh Hairihi, pembangunannya sudah rampung dikerjakan, dan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan. Dia mengakui, jika ada item pekerjaan yang belum selesai dikerjakan, namun itu hanya pekerjaan kecil-kecil.
“Itu nanti akan kita lanjutkan menggunakan anggaran SILPA Dana Desa ditahun 2018,” paparnya.
Terkait material, lanjut Hairihi, ada yang diambil dari lokal, ada juga dari luar. Untuk yang dari luar itu berupa material pabrikan, dan itu penunjukannya melalui proses lelang.
“Semua material yang dilelang itu material pabrikan, karena harus mempunyai perijinan usaha yang jelas,” terang Hairihi.
Dengan rampungnya pembangunan pasar itu, pihaknya akan segera melaksanakan proses serah terima kepada para pedagang.
“Untuk yang 10 bidak akan kita serahkan kembali kepada pedagang, sedangkan yang 2 bidak akan kita voting siapa yang berhak menempatinya,” pungkas Hairihi.(nng)

Be the first to comment

Leave a Reply