Peduli Profesi dan Masalah Bangsa, Peradin Gelar Rakernas di Surabaya

Rapat Kerja Nasional Peradin. Henoch Kurniawan

SURABAYA|BIDIK – Mengangkat tema Quo Vadis Hukum Indonesia dan sub tema Peradin Garda Penegak Hukum Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, Perkumpulan Advokat Indonesia (Peradin) bakal menggelar Rapat Kerja Nasional  (Rakernas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di kota pahlwan Surabaya.

Kegiatan dipusatkan di Hotel Garden Palace pada Jumat (18/8/2017) hingga Sabtu (19/8/2017). Menurut Ketua Kordinator Wilayah (Korwil) Peradin Jawa Timur, Sumardi SH, MH, tujuan digearnya kegiatan ini untuk melakukan evaluasi secara internal di organisasi Peradin terkait beberapa program yang sudah dicanangkan, tentunya program terkait masalah profesi advokat.

“Salah satunya fokus kita soal program pendidikan profesi Advokat,” ujarnya, Kamis (17/8/2017). Selain itu, kegiatan ini juga untuk pemantapan proses klarifikasi dan agreditasi Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin). Menurutnya, Posbakumadin adalah lembaga yang berkonsentrasi soal kaderisasi bagi anggota-anggota baru untuk  pematangan menjadi advokat-advokat profesional.

Pria yang juga menjabat sebagai Korwil Posbakumadin Jatim ini mengklaim, acara ini bakal dihadiri ratusan advokat anggota Peradin. “Jumlah sementara, hingga saat ini yang sudah teregistrasi sebayak 350 undangan,” ujar Sumardi yang juga merangkap sebagai ketua panitia Rakernas dan Rapimnas Peradin ini.

Sedangkan, untuk jumlah total anggota Peradin di seluruh Indonesia, ia mengklaim sebanyak 5000-6000 anggota. “Untuk Jawa Timur sendiri anggota kita berjumlah 800 advokat,” tambahnya.

Tak tanggung-tanggung, acara ini juga bakal dihadiri oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin beserta jajarannya. “Pada acara ini, kita juga bakal memberikan penghargaan kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Kita sebut dengan Penegakan Hukum Award,” terang Sumardi.

Terpisah, Ketua Umum Peradin dan Ketua Pembina Pusat Posbakumadin, Ropaun Rambe mengatakan acara ini digelar sebagai wujud organisasi Peradin peduli dengan ideologo negara.

“Setiap tahun secara produktif Peradin memberikan saran solusi ke pemerintah soal masalah yang terjadi di nusantara. Dan itu semua hasil dari digelarnya Rakernas-Rakernas Peradin yang digelar setiap tahunnya,” ujar Rambe.

Ia pun menegaskan bahwa tidak ada perpecahan dalam tubuh Peradin. “Peradin hanya satu, hanya pergantian nama, yang dulunya bernama Persatuan Advokat Indonesia kini berubah menjadi Perkumpulan Advokat Indonesia, melalui kongres luar biasa yang digelar pada 2014,. Dan itu sudah diaukui dan disahkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Sedangkan kota Surabaya dipilih sebagai tuan rumah digelarnya Rakernas dan Rapimnas ini, Rambe mengatakan bahwa hal itu sudah sesuai gilirannya. “Ini (Rakernas dan Rapimnas, red) adalah agenda rutin tahunan organisasi kita, sehingga jauh hari sudah ditentukan secara matang,” tambahnya. (eno)

Be the first to comment

Leave a Reply