Pembunuh Istri di tuntut 13 tahun penjara

BIDIK, | GRESIK Terdakwa pembunuhan terhadap istrinya, Ilham Rois (40) warga Jl.Kampung Malang Tengah I/48 RT 12 RW 06 Kelurahan Wonorejo Kecamatan Tegalsari Surabaya, dituntut hukuman 13 tahun penjara oleh JPU Thesar Yudhi Prasetya.
Dalam tuntutannya jaksa menilai bahwa terdakwa telah terbukti melakukan pembunuhan kepada istrinya yang di tuduh melakukan perselingkuhan. Ada unsur perencaan yang dilakukan oleh terdakwa. Pasalnya, waktu membunuh istrinya dengan cara dibakar ini, terdakwa telah menyiapkan bensin dalam botol yang di simpan di jok motornya.
“Terdakwa melanggar pasal 44 ayat 3 UU RI No.23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga. Menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama 13 tahun,” tegas Thesar saat membacakan tuntutan.
Atas tuntutan ini, Majelis hakim yang diketuai Lia Herawati menunda minggu depan untuk memberikan waktu kuasa hukum terdakwa mengajukan pledoi.
Terpisah, kuasa hukum terdakwa Kokoh, menyatakan bahwa pihaknya akan mempersiapkan nota pembelaan. Menurutnya, Tuntutan dari jaksa tersebut sangat tinggi mengingat terdakwa waktu melakkukan pembunuhan ini dilakukan secara spontan karena ada tekanan psikis dari terdakwa yang mengetahui istrinya selingkuh, dari bekas cupangan di dada korban.
Seperti diberitakan, pada hari Rabu tanggal 07 Juni 2017 sekitar pukul 23.00 WIB bertempat di area persawahan Desa Kesamben Kecamatan Driyorejo, terdakwa telah melakukan perbuatan kekerasa secara fisik dalam lingkup rumah tangga yang mengakibatkan istinya meninggal dunia. (him)

Be the first to comment

Leave a Reply