Pentingnya Imunisasi Campak Dan Rubella

dr. Rio (kanan) saat menyaksikan siswa di imunisasi

BANYUWANGI|BIDIK, Pelaksanaan imunisasi Campak Rubella atau biasa dikenal dengan measles rubella (MR) di Banyuwangi menyasar 345.555 anak dan balita usia 9 bulan-15 tahun.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr. Widji Lestariono mengatakan imunisasi MR ini sangat penting karena bertujuan untuk melindungi anak-anak dari kedua penyakit tersebut.

“Di Banyuwangi, kampanye imunisasi MR dilaksanakan selama dua bulan mulai 1 Agustus kemarin, untuk bulan Agustus ini sasarannya dilaksanakan di sekolah-sekolah mulai PAUD, TK, SD/MI dan SLTP, sedangkan bulan September sasarannya pra sekolah yang dilaksanakan di seluruh Posyandu,” ucap pria yang akrab dipanggil dr. Rio ini.

Dijelaskan dr. Rio, bahaya penyakit campak adalah komplikasi yang mengakibatkan radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk hingga kematian. Sedangkan Rubella jika menyerang ibu hamil trimester tigs bisa mengakibatkan kecacatan pada bayi yang dilahirkannya seperti kelainan jantung, kebutaan, ketulian, gangguan kecerdasan.

Guna mensukseskan program ini, lanjut dr. Rio, Dinas Kesehatan Banyuwangi menurunkan 1075 petugas imunisasi, dan dibantu 9417 kader kesehatan.

“Saya harap semua sasaran bisa terimunisasi, agar di tahun 2020 nanti kedua penyakit tersebut sudah tidak ada lagi,” pungkas dr. Rio.(nng)

Be the first to comment

Leave a Reply