Pihak AIA Mengklaim Telah Menyelesaikan Proses Internal

Terkait Keluhan Nasabah Soal Pembayaran Klaim

SURABAYA|BIDIK – Melalui surat elektronik yang dikirimkan, Lim Chet Ming, Chief Marketing Officer PT AIA Financial meminta maaf kepada Yusuf, salah satu nasabahnya asal Surabaya Timur, 9 Juni 2017.

Dalam surat itu, pihak manajeman juga menjelaskan kepada redaksi bahwa terkait pembayaran klaim yang diajukan oleh Yusuf, AIA mengaku bahwa pihaknya telah meyelesaikan proses di internal perusahaan serta sudah menyampaikan status klaim tersebut kepada Yusuf melalui surat yang dikirim pada tanggal 12 Juni 2017.

Sebelumnya, Yusuf pemilik polis AIA bernomor 34919586 ini, mengutarakan kepada redaksi bahwa pembayaran klaim yang ia ajukan kepada AIA sulit dan lama pencairannya.

“Tiap saya tanyakan, pihak AIA selalu menjawab bahwa proses pengajuan klaim saya masih tahap investigasi dan saya diminta untuk bersabar,” ujarnya, Rabu (7/6/2017).

Padahal, klaim tersebut sudah ia ajukan sejak September 2016 lalu, terhitung sudah hampir 8 bulan sejak proses pengajuan hingga saat ini, dananya belum juga cair.

Tak banyak ia yang ia laporkan, nilai klaim total sebesar 18 jutaan. Masih menurut Yusuf, ia tak hanya memiliki satu polis saja di AIA. “Semua anggota keluarga saya saya ikutkan asuransi di AIA, termasuk istri dan anak,” ujarnyanya.

Terhitung ada lima polis AIA yang ia miliki, antara lain polis bernomor 34919586, 35187670, 34919535, 35187670 dan 34919527.

Untuk memenuhi kewajibannya sebagai nasabah atau member, Yusuf harus membayar polis-polis itu secara kontinyu sesuai ketentuan yang disepakati antar pihak. Tak tanggung-tanggung, jutaan rupiah ia harus keluarkan untuk memenuhi kewajiban tersebut.

Untuk 3 polis ia harus membayar total Rp 4,8 juta per 3 bulannya, sedangan untuk 2 polis lagi, ia berkewajiban membayar Rp 2 juta perbulannya. “Saya kecewa, bayar mahal-mahal namun saat pengajuan klaim susah cairnya,” keluhnya. (eno)

Be the first to comment

Leave a Reply