PJI Bagikan Akta Kelahiran Secara Gratis

Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Jatim Nikolous Kondomo. Henoch Kurniawan

SURABAYA|BIDIK – Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur membagikan akta kelahiran kepada warga yang saat ini mengalami kendala dalam pengurusan akta tersebut.

Menurut Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Jatim Nikolous Kondomo hal ini merupakan tindak lanjut dari program yang dicanangkan oleh PJI bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil).

“Kita sadari betapa pentingnya fungsi dari akta kelahiran pada saat ini. Semua keperluan pengurusan administrasi sekarang lebih banyak menyertakan akta kelahiran untuk kelengkapannya. Sedangkan masalah yang ada saat ini, banyak warga yang tidak memiliki akta, terlebih di daerah. Ini sudah menjadi masalah negara,” ujarnya, Kamis (15/6/2017).

Terlebih, masih menurut pria asal Papua ini, golongan yang tidak memiliki akta ini mayoritas dari keluarga pra sejahtera. “Kebanyakan dari keluarga putus cerai dan ditelantarkan. Kita bagikan akta ini secara gratis, tanpa seperserpun warga mengeluarkan biaya,” terang Niko.

Pembagian akta gratis ini, bakal dilakukan secara bertahap. Untuk bulan ini sudah terbagikan sebanyak 20 akta. “Bulan depan kita akan turun lagi ke yayasan-yayasan serta panti untuk melakukan pendataan lebih lanjut. Boleh dikata program ini merupakan program jemput bola,” ujarnya.

Mengapa ke yayasan atau panti yang dipilih sebagai obyek sasaran program?, Niko menilai masih banyak penghuni panti yang belum memiliki akta, sedangkan untuk mengurus itu, dibutuhkan waktu serta biaya.

Niko juga mengatakan tidak ada batas umur yang ditentukan untuk mendapatkan akta gratis ini. “Selama dilengkapi keterangan dari desa dimana tempat warga tinggal, kita akan uruskan. Karena itu yang menjadi syarat pengajuan pengurusan akta gratis ini,” ujarnya.

Ia menargetkan disepanjang 2016 ini, masalah akta kelahiran ini bisa terselesaikan di seluruh Jatim. “Kita harapkan dalam kurun waktu enam bulan seluruh Jatim sudah tercover seluruhnya. Saya rasa ini program yang cukup mulia, kita tidak boleh memandang dari golongan mana masyarakat yang kita bantu tersebut,” tambahnya. (eno)

Be the first to comment

Leave a Reply