Polisi Bantarkan Ayah Pembunuh Anak Kandungnya Begini Ceritanya ?

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Rudy Setyawan Saat merilis Ayah Pembunuh Anak Kandungnya di Mapolsek Tambak Sari Surabaya

BIDIK, | SURABAYA Ayah bunuh anak kandungnya yang masih berusia 16 bulan bernama Panji akan dibantarkan. Hal itu disampaikan oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudy Setyawan di Mapolsek Tambak Sari Surabaya.
“Tersangka Panji ini sangat membahayakan kondisi jiwanya, untuk itu kami membantarkan untuk menjalani pengobatan dan perawatan,” Ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Rudy Setiawan di Mapolsek Tambak Sari, Rabu (10/1).
Perwira berpangkat melati tiga dipundaknya itu membeberkan hasil hasil tes kejiwaan dari Tim Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya terhadap pria berusia usia 30 tahun, warga Jalan Ploso Timur VI A, Tambaksari, Surabaya, itu mengidap psikotik akut.
Tindakan pelaku cukup aneh terkadang ditanya oleh penyidik jawabanya slalu tidak nyambung. Terkadang slalu berbicara sendiri lantaran adanya bisikan seolah – olah ada yang mengajaknya berbicara.
Tersangka juga tidak ada penyesalan setelah membunuh anak kandungnya sendiri.
Rudy menjelaskan, dari hasil otopsi bayi ini mengalami penuh luka dibagian tubuhnya akibat penganiayaan. “Banyak luka dibagian tubuh bayi itu,” Imbuhnya.
Diketahui, warga Jl Ploso Timur VIA, Tambaksari, Surabaya digegerkan dengan peristiwa pembunuhan seorang bayi berumur 16 bulan, yang dibunuh ayah kandungnya sendiri, pada Selasa (9/1/2/18) malam. Bayi itu bernama Gio ditemukan sudah tergeletak di lantai rumahnya. Riz

Be the first to comment

Leave a Reply