Santuni Pekerja Proyek Rp 151,8 Juta

BPJS Ketenagakerjaaan Cabang Surabaya Darmo

Dari Kiri: Relationship Officer BPJS ketenagakerjaan cabang Surabaya Darmo, Muhamad Ihlasul Amal, Dani Santoso, Moh Rosyid dari PT Mitra Surya persada, Azizah dan Penata Madya Pelayanan BPJS ketenagakerajaan cabang Surabaya Darmo, Ratna Dwi Wahyuni saat penyerahan simbolis santuanan JKK. (Foto : hari)
SURABAYA|BIDIK – Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan (UUD 1945 pasal 34 ayat 2). Bahwa hadirnya negara tersebut dimplementasikan melalui peran Badan Penyelenaggara Jaminan Sosial (BPJS). Dan khusus untuk ketenagakerjaan digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk itu Kakacab BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo, Dani Santoso secara simbolis menyerahkan santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 151,8 juta kepada ahli waris Azizah Rismayanti, istri (alm) Zulfikar, Kamis (30/3/2017) sore di kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Surabaya Darmo di jalan Diponegoro. Selain itu, Dari BPJS Ketenagakerajaan cabang Surabaya Darmo pula, sebelum meninggal, Zulfikar juga mendapatkan biaya untuk perawatan dan pengobatan sebesar Rp 2,9 juta.
“Kami berharap seluruh pekerja mendapatkan haknya, sehingga kesejahteraan pekerja dapat benar-benar dirasakan dan keluarga tetap terjamin kelangsungan hidupnya apabila resiko sosial menimpa. Semoga santunan ini dapat bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan untuk kelangsungan hidup kedepannya,” ungkap Dani yang juga di amini Azizah sembari mengatakan kalau uang santunan akan dipergunakan untuk buka usaha sembako di tempat tinggalnya Situbondo.
(alm) Zulfikar terdaftar pada program Jasa Konstruksi proyek pembangunan gudang di Gresik. Korban meninggal karena kecelakaan kerja, dimana saat kejadian, korban bersama rekan-rekannya sedang beristirahat dan berdiri ditempat proyek. Saat itu juga terjadi angin kencang yang menimpa atap yang rencananya mau dipasang dalam proyek itu. Akibatnya, atap tersebut terbang dan langsung menghantam Zulfikar. Seketika itu juga korban terjatuh dari ketinggian sekitar 8 meter.
Sementara itu, untuk pembayaran santunan hingga Maret 2017, BPJS Ketenagakerajan cabang Surabaya Darmo mencapai Rp 31,6 miliar (2,971 kasus). Riciannya,  untuk pekerja formal atau penerima upah (PU) untuk program JKK sebesar Rp 2,9 miliar (252 kasus), Jaminan Hari Tua (JHT) Rp 27,06 miliar (2,603 kasus), Jaminan Kematian (JK) Rp 1,2 miliar (43 kasus) dan Jaminan Pensiun (JP) Rp 88,2 juta (53 kasus).
Sedangkan untuk pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) untuk program JKK Rp 15,2 juta (2 kasus), JHT Rp 3,9 juta (5 kasus), dan JK Rp 38,4 juta (2 kasus). Serta Jasa Konstruksi untuk program JKK Rp 252,4 juta (11 kasus).
Sementara untuk pembayaran santunan hingga Desember 2016 lalu, BPJS Ketenagakerajaan cabang Surabaya Darmo total sebesar Rp 129,2 miliar (16,033 kasus). Riciannya, untuk pekerja PU program JKK sebesar Rp 7,5 miliar (1,313 kasus), JHT Rp 117,1 miliar (14,384 kasus), JK Rp 3,9 miliar (150 kasus) dan JP Rp 133,1 juta (140 kasus).
Sedangkan untuk pekerja BPU program JKK Rp 1,8 juta ( 2 kasus) dan JHT Rp 14,013 juta (16 kasus). Serta Jasa Konstruksi untuk program JKK Rp 522,7 juta (27 kasus) dan JK Rp 24 juta (1 kasus). (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply