Satpam Pencuri Pupuk Cair Divonis Berbeda

Para terdakwa yang berprofesi satpam saat jalani sidang. (him)
Para terdakwa yang berprofesi satpam saat jalani sidang. (him)
Kedelapan satpam saat jalani sidang. (him)

GRESIK, BIDIK.CO.ID – Terbukti melakukan pencurian pupuk cair milik PT. Petrosida Gresik,  tiga satpam yakni, Muhamad Lutfi (26) warga Desa Kemudi, Duduk Sampean,  Didik Riyanto (22) warga Desa Jati RT 08 RW 07, Kecamatan Jati, dan Deni Setiawan (22) warga Balongkare RT 04 RW 10, Desa Pulang Kecamatan Randu Blatung, Kabupaten Blora divonis berbeda oleh majelis hakim yang diketuai I Putu Gede Astawa.

Terdakwa Muhamad Lutfi divonis dengan hukuman penjara selama 6 bulan karena terbukti melakukan  pencurian dan melanggar pasal 362 KUHP. Sementara itu, terdakwa Didik Riyanto dan Deni Setiawan di vonis dengan hukuman penjara selama 7 bulan. Kedua terdakwa terbukti melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4 yakni melakukan pencurian dengan pemberatan serta berkelanjutan yakni dilakukan  lebih dari satu kali.

baca juga: Delapan Satpam Ini Dituntut 1 Tahun Bui

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Lila Yurifa Prihasti yang menuntut masing-masing terdakwa dengan hukuman penjara selama 1 tahun. Dalam amar putusannya, Majelis hakim berpendapat bahwa ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana dengan sengaja melakukan pencurian pupuk cair milik PT. Petrosida sebanyak 80 botol.

Botol pupuk cair hasil produksi PT. Petrosida dicuri dari tempat penyimpanan lalu ditaruh di kantor pos satpam. Selanjutnya, pupuk hasil curian itu diangkut memakai mobil Toyota Yaris dan disimpan sambil mencari pembeli. Dalam perkara ini Majelis hakim dalam mengambil keputusan juga telah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan.

“Hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa telah merugikan PT. Petrosida. Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa telah mengakui perbuatannya, terdakwa tulang punggung keluarga dan telah terjadi perdamaian secara tertulis jiak pihak PT. Petrosida telah memaafkan ketiga terdakwa,” tegas Putu saat membacakan putusan. Atas vonis ini, ketiga terdakwa menyatakan memerima. Sementara itu, JPU Lila Yurifa Prihasti menyatakan pikir-pikir. (Rohim)

Be the first to comment

Leave a Reply