SCG Tekankan Inovasi dan Teknologi

Somchai Nuimark-Presdir of PT. SCG Readymix Indonesia, Nantapong Chantrakul-Country Director of SCG Indonesia, Prof. Benjamin Lumantarna-Founder of Benjamin Gideon & Associates, Pirirut Dumlaeiad (Jobe)-VP Director of PT. SCG Readymix Indonesia. (Foto : hari)

SURABAYA | BIDIK – SCG, konglomerat bisnis terkemuka di ASEAN, melalui anak perusahaannya, PT. SCG Readymix Indonesia (Jayamix by SCG), menekankan pentingnya inovasi dan teknologi guna menghasilkan High Performance Concrete (HPC). Upaya itu dilakukan seiring perkembangan infrastruktur dan gedung-gedung bertingkat di kota besar, termasuk Surabaya.

Pentingnya High Performance Concrete dalam sebuah pembangunan proyek untuk menghindari kerusakan dini serta memperkecil tingkat perawatan bangunan, baik gedung bertingkat ataupun infrastuktur lainnya.

Nantapong Chantrakul, Country Director SCG Indonesia saat jumpa pers “SCG Readymix Concretalk 2017” di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (31/10/2017) menjelaskan,
Jayamix by SCG telah lama mengaplikasikan berbagai inovasi untuk setiap produk ready mixed concrete, sehingga tergolong dalam High Performance Concrete dengan struktur lebih tahan lama dan ekonomis dalam jangka waktu lama.

“Kegiatan ini untuk mengakomodir banyaknya permintaan dari para pengembang dan kontraktor untuk menggelar SCG Concretalk pertama kalinya di Surabaya dan akan disusul Jakarta di penghujung 2017,” ungkap Nantapong.

Dalam SCG Readymix Concretalk 2017 ini, Prof. Ir. Benjamin Lumantarna, M.Eng., Ph.D., Pendiri Benjamin Gideon & Associates, sebagai pembicara utama dalam memaparkan pentingnya mengaplikasikan HPC dalam berbagai kebutuhan proyek pembangunan.

Dalam presentasinya, Benjamin Lumantarna memaparkan, untuk menghasilkan beton siap pakai terbaik dengan kualitas tinggi, dibutuhkan pengembangan inovasi dan teknologi melalui serangkaian proses penelitian dan pengembangan (R&D) yang berkelanjutan. Salah satu contohnya low-heat concrete yang mampu mengurangi panas yang meningkat selama pengecoran agar tidak terjadi retak akibat hidrasi panas.

“Contoh lain dari jenis beton yang termasuk dalam kategori HPC adalah High Strength Concrete, Waterproof Concrete, dan Marine Concrete. Semuanya merupakan beton siap pakai yang dibuat dan dikombinasikan dengan bahan yang sesuai serta desain campuran khusus sehingga mampu memberikan kinerja yang sangat baik dalam struktur yang ditempatkan,” ungkapnya.

Salah satu bentuk aplikasi High Strength Concrete adalah Burj Khalifa di Dubai. Bangunan dengan tinggi 828 meter ini didukung dengan kekuatan beton tinggi pada tingkat 15.000 Psi (103,4 Mpa).

Benjamin Lumantarna mengapresiasi Jayamix by SCG karena mampu menghasilkan produk beton siap pakai yang bernilai tambah tinggi (High Value Added), sehingga dapat diaplikasikan untuk berbagai kebutuhan proyek pembangunan.

Hingga saat ini Jayamix by SCG telah mensuplai kebutuhan ready mixed concrete untuk berbagai kontraktor dan pengembang. Diantaranya mensuplai low-heat concrete untuk proyek Midtown Signature dari Summarecon Gading Serpong serta Mercure Hotel Lampung dan Ciwandan, serta marine concrete untuk proyek pembangkit listrik di Kupang. (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply