Sempat Diusir, SLB ABC PGRI Rogojampi Akhirnya Tempati Gedung Eks Kantor Desa

Suasana hearing polemik penggusuran SLB abc PGRI Rogojampi

BANYUWANGI|BIDIK, Setelah sempat akan diusir dari gedung yang ditempati saat ini, nasib Sekolah Luar Biasa (SLB) ABC PGRI Rogojampi akhirnya mangalami titik terang melalui rapat hearing bersama komisi IV DPRD Banyuwangi, Rabu (22/11).

Rapat hearing itu dipimpin wakil ketua komisi IV DPRD Banyuwangi, Salimi, dengan didampingi sejumlah anggota komisi. Hadir pula Kepala cabang Dinas Pendidikan provinsi Jatim wilayah Kabupaten Banyuwangi, BPKAD, Sekretaris Dinas Pendidikan beserta jajarannya, Camat Rogojampi, Kepala Desa Lemahbang Dewo, serta ketua Yayasan PGRI Cabang Banyuwangi.

Wakil ketua Komisi IV , Salimi mengatakan hasil dari rapat hearing telah terjadi kesepakatan, pihak Desa Lemahbang Dewo telah memberikan persetujuan kepada pihak SLB PGRI ABC Rogojampi untuk menempati eks kantor Desa Lemahbang Dewo yang lama sebagai kegiatan belajar mengajar.

Menurutnya, dalam hal ini DPRD sangat mendukung, dan dukungan ini tentunya tidak hanya sekedar menempati, tetapi semua elemen turut mendukung agar nantinya SLB ABC ini bisa memiliki gedung sendiri.

“Kami dari DPRD mendukung penuh pengadaan gedung SLB ABC ini, kami akan perjuangkan dan akan komunikasikan dengan pihak terkait agar pengadaan gedung bisa segera terealisasi,” ucap Salimi.

Sementara, Kepala SLB ABC PGRI Rogojampi, Suhadi, S.Pd mengungkapkan meskipun telah terjadi kesepakatan menempati eks kantor Desa lama, pihaknya tidak ingin berlama-lama menempatinya.

“Kami harap ada wujud gedung baru agar bisa menampung barang-barang kami, sarana prasarana, agar anak didik kami bisa bebas,” kata Suhadi.

Sekedar diketahui, sebelumnya muncul polemik dari pihak Desa Lemahbang Dewo, Kecamatan Rogojampi yang berusaha mengusir SLB ABC PGRI Rogojampi dari gedung yang ditempati saat ini, dengan alasan karena gedung tersebut berdiri diatas tanah kas Desa Lemahbang Dewo, dan ditanah itu akan segera dibangun pendopo. Namun pihak SLB bersikukuh dan tidak mau pindah dari gedung tersebut, karena belum mempunyai gedung pengganti. Dan akhirnya aktifitas belajar mengajar SLB ABC oleh pihak Desa Lemahbang Dewo digeser ke gudang yang nyata-nyata kurang layak untuk ditempati.(nng)

Be the first to comment

Leave a Reply