Simpan Sabu dalam Pembalut, Dituntut 7 Tahun

Tampak terdakwa Yenny dan Lenny sesaat usai jalani sidang di PN Surabaya. (eno)
Tampak terdakwa Yenny dan Lenny sesaat usai jalani sidang di PN Surabaya. (eno)
Tampak terdakwa Yenny dan Lenny sesaat usai jalani sidang di PN Surabaya. (eno)

SURABAYA, BIDIK.CO.ID– Yenny Angel, warga Jalan Simorejo VII, terdakwa perkara narkoba hanya bisa menangis sesengukan, saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ririn Indriyani dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya menuntut 7 tahun penjara.

Tuntutan dibacakan pada persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri 9PN) Surabaya, Rabu (11/5). “Meminta majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan menjatuhi hukuman 7 tahun penjara,” ujar Ririn membacakan nota tuntutan.

Tak hanya kurungan penjara, terdakwa berusia 36 tahun ini juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 milyar subsider 3 bulan penjara.

Perkara ini berawal dari penangkapan yang dilakukan petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya terhadap terdakwa pada 7 Oktober 2015 lalu di parkiran KFC Ahmad Yani Surabaya.

Saat digeledah, polisi menemukan sabu seberat 0,5 gram yang disembunyikan terdakwa didalam pembalut yang dipakainya. Dari pengakuan terdakwa, sabu tersebut didapat dari Lenny Cece, warga Bronggalan Sawah Surabaya (terdakwa dalam berkas terpisah, red).

Dari keterangan itu, akhirnya petugas memburu Lenny dan berhasil mengamankan dua butir inek yang disembunyikan Lenny didalam saku celananya.

Terdakwa Lenny sendiri, dituntut 8 tahun penjara oleh JPU Ririn, pada persidangan yang digelar dihari yang sama. Sama halnya dengan terdakwa Yenny, terdakwa ini juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 milyar subsider 3 bulan penjara. Sidang dilanjutkan Rabu (18/5) pekan depan dengan agenda pembacaan berkas pembelaan. (eno)

Be the first to comment

Leave a Reply