Superhero di Lapangan Rampal Tuai Pro-Kontra

Malang | BIDIK – Berbagai upaya mempercantik Kota Malang terus dilakukan Dinas Permukiman dan Kawasan Perumahan (Disperkim) Kota Malang.
Terbaru, lima patung superhero fantasi diantaranya Batman, Ironman, Robocop, Optimus Prime hingga Captain America terpasang di sepanjang jalan Urip Sumoharjo atau selatan Lapangan Rampal.
Menurut Plt Kadisperkim, Erik Setyo Santoso, selain untuk mempercantik kawasan, langkah ini sekaligus memberikan pelajaran bagi masyarakat akan hal positif dibalik kisah heroisme para tokoh. Selain itu juga menambah daya kreatifitas warga, sebab patung superhero itu dibuat dari limbah besi yang tak terpakai.
“Pengerjaannya membutuhkan besi sebanyak satu ton. Artinya jika itu diaplikasikan dalam skala yang lebih kecil bisa menjadi peluang bagi warga untuk membantu daya perekonomian dan mengurangi sampah besi,” jelasnya
Langkah ini mengundang pendapat pro dan kontra di masyarakat. Beberapa waktu yang lalu tokoh masyarakat kota Malang, Geng Wahyudi menilai bahwa patung superhero yang dipasang bukanlah produk budaya asli Indonesia, melainkan hasil impor dari budaya liberal.
“Ini Generasi sekarang kita! Prihatin kita, anehnya penguasa kawasan Rampal membiarkan dan seolah bangga dengan pemasangan patung simbol pahlawan impor seperti itu,” kata Geng Wahyudi, Minggu (31/12/2017)
Ia menjelaskan, pemasangan patung dengan tokoh fiktif itu menunjukkan jika Pemkot Malang tidak memberikan pembelajaran pada generasi saat ini dalam upaya menjiwai semangat kepahlawan dari para pahlawan pejuang kemerdekaan.
Sementara itu, dari pantauan selama ini, masyarakat tidak begitu mempersoalkan adanya patung superhero tersebut dan bahkan senang karena bisa dijadikan objek foto. Seperti diungkapkan oleh Napsidi, warga Sawojajar, yang mengaku senang dengan adanya dekorasi tersebut.
“saya sering lewat sini (jalan urip sumoharjo), patung batman disini bagus sekali karena menambah keindahan kota. Anak saya minta berfoto di patung-patung itu, buat update sosmed” ujar Napsidi (3/1). (bima)

Be the first to comment

Leave a Reply