Talkshow Klinik Prodia Dengan Tema “Wellness Prediabetes”

Ilustrasi

SURABAYA | BIDIK – Prediabetes adalah istilah untuk tahap penanda awal dari penyakit diabetes tipe 2 ketika level gula darah mulai melebihi batas normal. Namun belum terlalu tinggi untuk dapat dikategorikan sebagai penyakit diabetes mellitus tipe 2.

Penderita prediabetes memiliki risiko lebih besar terhadap diabetes mellitus tipe 2, namun kondisi ini juga bisa dijadikan sebagai pengingat atau titik balik untuk segera melakukan perubahan pola hidup ke arah yang lebih baik.

Pada kondisi prediabetes, tubuh menjadi resisten terhadap kerja insulin dan tidak mampu “membersihkan” atau mengambil gula dari aliran darah, seperti yang seharusnya terjadi. Akibatnya, kadar gula darah menjadi lebih tinggi dari nilai normal,dan bila berlangsung lama berisiko diabetes. Selain itu, risiko terjadinya penyakit jantung dan stroke juga meningkat.

Pada 2030 International Diabetes Federation (IDF), memprediksikan terdapat 398 juta penduduk dunia mengalami prediabetes. Menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) prevalensi prediabetes di Indonesia cukup tinggi, yaitu sekitar 10,2%. Sehingga diperkirakan 24 juta penduduk Indonesia adalah penderita prediabetes.

Prediabetes merupakan peringatan awal sebelum menjadi diabetes dan setelah diketahui keberadaannya itulah saatnya untuk segera memperbaiki pola hidup sebelum terlambat menjadi diabetes.

Gaya hidup tidak sehat diantaranya kurang melakukan aktivitas (olahraga) banyak mengonsumsi makanan kaya lemak (junk food), dan sering mengalami stress merupakan beberapa penyebab seseorang terkena prediabetes. Tanpa disadari hal tersebut akan menyebabkan gangguan keseimbangan pada metabolisme tubuh sehingga memicu terjadinya penimbunan gula yang disimpan dalam bentuk lemak dan menyebabkan individu mengalami obesitas.

Atas akar permasalahan diatas, Laboratorium Klinik Prodia berusaha mengkampanyekan pencegahan prediabetes bagi seluruh masyarakat Indonesia dengan roadshow talkshow di 22 kota besar.

Talkshow diadakan di Atrium Tunjungan Plaza 3 Surabaya, dengan tema “Wellness Prediabetes”, Minggu (9/4/2017) dengan narasumber dr. Arijanto Jonosewojo, SpPD.

Melalui talkshow ini diharapkan masyarakat Indonesia mengenali tanda-tanda prediabetes, serta memahami tindakan preventif untuk mencegah terjadinya prediabetes.

Dahulu, fokus upaya kesehatan lebih banyak dilakukan pada pengobatan (kuratif) dibandingkan tindak pencegahan (preventif). Saat ini, pasien diajak utuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kesehatan mereka, berupaya meningkatkan wellness dan menempatkan diri sebagai partner tenaga kesehatan dalam melakukan pengambilan keputusan mengenai kesehatan mereka. Pendekatan ini menempatkan tanggung jawab upaya peningkatan wellness pada diri mereka sendiri.

Wellness bisa dimaknai sebagai rangkaian proses untuk meraih kondisi sehat secara menyeluruh dan bersifat multidimensi, diantaranya Emotional, Intellectual, Spiritual, Occupational, Social, dan Physical. Laboratorium Klinik Prodia pun melihat wellness sebagai suatu hal yang penting bagi masyarakat Indonesia.

Penyandang prediabetes sebaiknya rutin konsultasi ke dokter dan memeriksakan kadar gula darahnya, baik sewaktu puasa ataupun tidak puasa. Pemantauan yang rutin dilakukan dapat mencegah kenaikan kadar gula darah sekaligus meningkatkan kontrol terhadap pola makan sehingga berat badan tidak berlebihan. Penerapan gaya hidup sehat (healthy lifestyle) dapat mengontrol kadar gula darah kembali ke tingkat normal atau paling tidak ke tingkat terakhir sebelum diabetes mellitus tipe 2.

Kadang diperlukan obat-obatan yang dapat digunakan sebagai pilihan jika telah berisiko tinggi menyandang diabetes. Hal tersebut juga dapat dilakukan apabila kondisi prediabetes semakin memburuk atau pasien juga mengidap penyakit jantung (cardiovascular disease), perlemakan hati (Fatty liver disease), atau  sindrom polikistik ovary (polycystic ovary syndrome).

Dalam kasus lain, mungkin juga diperlukan obat untuk mengontrol kolesterol dan hipertensi. Namun, bagaimana pun gaya hidup sehat (healthy lifestyle) tetap menjadi pilihan utama. (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply