Target Emas PB Muaythai Kota Malang

Dua atlet PB Muaythai Kota Malang yang akan bertanding di Kejurnas dan Liganas, Rizky Kurnia (kiri) dan Prajna Paramita (kanan)

MALANG | BIDIK – PB Muaythai Kota Malang mengirim dua atlet untuk bertanding di kejurnas dan Liga Nasional (Liganas) di Bogor, Selasa (19/12) sampai Jumat (22/12).  Dua atlet itu yakni Prajna Paramita yang akan bertanding di kelas 54 Kg Kejurnas dan Risky Kurnia di kelas 63,5 Kg Liganas.

“Atlet kita sudah melakukan persiapan yang sangat matang. Saat ini kami hanya membutuhkan dukungan dan doa dari warga Kota Malang,” kata Ketua Harian Muaythai Kota Malang Setiya Wahyudi.

Pihaknya optimis Prajna Paramita dan Risky Kurnia meraih medali emas di event bergengsi tersebut. Sebab kedua atlet tersebut telah dibekali persiapan matang dan porsi latihan yang cukup banyak. Dalam satu hari setidaknya mereka harus bisa menuntaskan latihan fisik berupa lari sedang dalam kurun waktu satu jam, push up jari sebanyak 80 kali, push up normal sebanyak 80 kali, push up lompat 30 kali, dan sit up minimal 120 kali.

“Setelah itu pada sore hari pukul 15.30 WIB mereka berlatih teknik hingga pukul 20.00  WIB. Itu dilakukan setiap hari selama tiga bulan terakhir,” ujar pria yang akrab dipanggil Koheng tersebut.

Tak Hanya itu, latihan tanding juga dilakukan dalam kurun waktu dua minggu sekali agar mental atlet tidak menurun saat menghadapi lawan yang sesungguhnya. Menurut Yudi, Muay Thai Kota Malang memiliki rival yang terbilang cukup tangguh di kejurnas  yakni  Provinsi Jabar. Sedangkan pada Liganas saingan terberat Kota Malang dari Provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.

“Tapi hal ini tidak akan meruntuhkan semangat kami untuk meraih medali emas. Karena kami sudah mengetahui pola permainan rival dari pengalaman yang didapatkan di PON  dalam pertandingan ekebisi,” jelas Wahyudi.

Sementara itu, Prajna Paramita memastikan sudah siap tanding. “Yang menjadi PR adalah bagaimana kami mampu menekuk lawan dalam sebuah pertandingan dan berefek panjang untuk pertandingan berikutnya,” katanya.

Siswi  SMAN 8 Malang ini memastikan akan memberikan gebrakan dalam setiap pertandingan. Sehingga membuat nyali lawan berikutnya menciut setelah melihat pertandingan tersebut. Begitu pula dengan perwakilan di Liganas, Risky Kurnia. Ia bersemangat untuk meraih medali emas.

“Harapannya ingin selalu menang TKO. Mungkin sulit tapi bukan berarti tidak mungkin. Jadi yang pasti harus selalu menjaga kondisi dan optimis,” ucap atlet yang juga anggota TNI-AD YON Arhanud 2 (Alap Alap) Malang ini. (bima)

Be the first to comment

Leave a Reply