Tidak Layak Huni, PLN Jatim Bedah Rumah Pensiunan PLN

Secara simbolis GM PT PLN Disjatim, Dwi Kusnanto (dua kiri) menyerahkan kunci rumah kepada Facthur Rahman disaksikan Ketua RT dan anak sulungnya.

BIDIK, | SURABAYA – Suasana haru bercampur bahagia tampak terpancar diwajah Facthur Rachman, pensiunan PLN yang beralamat di Bulak Rukem Timur 1-G/15 Surabaya. Pasalnya, rumahnya kini berbeda dan tampak lebih bagus dari sebelumnya.
Itu merupakan bantuan program Bedah Rumah dari Pensiunan Corporate Social Responsibility (CSR) PT PLN Disjatim. Dan secara simbolis kunci rumah diserahkan kembali oleh GM PT PLN Disjatim, Dwi Kusnanto kepada pemiliknya, Facthur Rahman, Jumat (12/1/2018)
Diwakili anak sulungnya, Facthur Rahman sangat berterima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan bantuan melalui program ini.
Ungkapan terimakasih juga diungkapkan Ketua RT setempat, yaitu Rachmat. Menurutnya, program CSR Bedah Rumah dari PLN Disjatim sangatlah bagus dan sangat berarti bagi warganya, yaitu Pak Facthur.
“Karena memang kondisi sebelum mendapatkan program CSR dari PLN Disjatim, rumah Pak Facthur boleh dikatakan sangat tidak layak huni. Tapi sekarang rumah beliau terlihat jauh lebih layak dari sebelumnya. Mudah-mudahan program dari CSR PT PLN Disjatim seterusnya dilakukan dan meningkat,” ungkap Rachmat.
Sementara Dwi Kusnanto yang didampingi
Pinto Raharjo selaku Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Disjatim berharap program bedah rumah dari CSR PT PLN Disjatim ini akan terus berjalan hingga tidak ada rumah pensiunan yang dikatakan tidak layak huni lagi. (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply