Tiga Lembaga Sekolah di Gresik Berlaga di Laga LSS Jawa Timur

Bupati Gresik, Wakil Bupati Gresik, Ketua PKK Kab Gresik , sepakat menunjuk 3 sekolah sehat

GRESIK|BIDIK. Pemerintah Kabupaten Gresik menunjuk 3 lembaga sekolah menjadi kandidadt juara lomba Lingkungan Sekolah Sehat (LSS) tingkat Propinsi Jawa Timur. Tiga lembaga sekolah tersebut masing-masing  Taman Kanak-Kanak (TK) ABA 9 Sidayu, Sekolah Dasar (SD) Muhammaddiyah 2 Manyar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Kedamean.

Bupati Gresik Dr Sambari Halim Radianto saat menerima tim Penilai lomba LSS di Ruang Puteri Cempo, Kamis (7/12/2017) menyatakan bahwa pihaknya tak memilih sekolah secara selektif dalam menentukan peserta lomba LSS ini. Tapi menunjuk dengan harapan bahwa sekolah yang ditunjuk ini bisa berubah lingkungan sekolahnya dari yang belum baik bisa menjadi yang terbaik.

“Disini para OPD selaku pembina ditantang untuk melakukan kerja keras sehingga sekolah yang ditunjuk bisa lebih baik dan menjadi yang terbaik diantara peserta lomba LSS yang lain. Kami sadar, lomba ini tak hanya tanggung jawab pihak sekolah. Melainkan semua pihak termasuk OPD sebagai pembina untuk memperbaiki semua kekurangan” papar Sambari.

Dihadapan Tim Juri serta Undangan yang hadir, Bupati yang didampingi Wakil Bupati Gresik Dr. Mohammad Qosim, Forkopimda Gresik, Ketua TP PKK Kabupaten Gresik, Ketua GOW Gresik dan Sekda serta para Kepala OPD menyatakan, Kami ingin agar Tim juri memberikan penilaian sekaligus usulan perbaikan pada beberapa indikator yang kurang baik agar kami bisa memperbaiki, tandasnya.

Sementara Ketua Tim Juri Patriana Diah menyatakan bahwa selama ini Kabupaten Gresik selalu aktif sehingga setiap tahun ikut lomba ini dan tidak pernah absen.

“Saya yakin kalau peserta dari Gresik ini selalu baik dan sering meraih juara baik regional maupun nasional. Namun demikian, kami tetap menilai dilapangan sesuai indikator yang sudah ditetapkan.  Ada tiga hal indikator penilaian diantaranya, adanya pendidikan kesehatan, adanya pelayanan kesehatan dan adanya pembinaan lingkungan sekolah sehat” tandasnya merinci.

Patriana Diah juga mengungkapkan, bahwa hasil juara pertama tingkat Profinsi Jawa Timur otomatis akan mewakili Propinsi Jawa Timur untuk penilaian pada Lomba LSS Tingkat Nasional.

Menanggapi keadaan ini, Kepala Bagian Humas Suyono mengatakan bahwa tiga indikator ini sudah ada dan melekat disemua sekolah di Gresik. Tapi bagaimanapun peran para Pembina yaitu para OPD untuk selalu terus menerus melakukan koordinasi dan pembinaan.

“Karena kita sudah sering memenangkan kejuaraan pada lomba ini, tentu saja yang diharapkan Bupati tidak terlalu sulit. Saya yakin, Gresik akan meraih juara dan mewakili Jawa Timur di kanceh Nasional” ungkapnya optimis. (Ali)

Be the first to comment

Leave a Reply