Tujuh Tersangka Pesta Homo Jalani Tahap II di Kejari Perak

Ketujuh tersangka pesta homo saat jalani proses pelimpahan tahap II di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya. (Henoch Kurniawan)

SURABAYA|BIDIK – Tujuh tersangka kasus pesta seks kaum gay menjalani proses tahap II (pelimpahan barang bukti dan tersangka, red) dari penyidik Polrestabes Surabaya ke Jaksa Peneliti Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya, Kamis (15/6/2017).

Hal ini dibenarkan Lingga Nuarie, Kepala Seksi Intelijen (Kasiintel) Kejari Tanjung Perak Surabaya. “Ketujuh tersangka menjalani proses tahap II sejak pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah menjalani proses tahap II, ketujuhnya kita jebloskan ke Rutan Klas I Medaeng guna menunggu jadwal persidangan,” ujarnya, Kamis (15/6/2017).

Selanjutnya, Lingga mengatakan pihaknya bakal secepatnya melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. “Dengan begitu, bisa dipastikan dalam waktu dekat perkara ini bisa segera disidangkan,” terang Lingga.

Ketujuh gay yang ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik, adalah Fendi (25), warga Kupang NTT yang kost di Jl YKP Pandugo, Andre (43), warga Jombang, berperan sebagai inisiator dan admin pesta gay, Iswantoro (40), warga Sleman Jogja, Ahmad Salamun (35), warga Ngingas Sidoarjo. Selain itu ada Andreas Lukita (25), warga Tandes Surabaya, Singgih Dermawan (44) warga Kedamean Gresik dan Ken Haris (23) warga Waru Sidoarjo. “Dari pemeriksaan penyidik jika lima pelaku ini mengidap HIV,” ucap Lingga.

Untuk diketahui, party gay itu diikuti 14 orang pria dari berbagai daerah. Undangan pesta seks kaum homo itu disosialisasikan melalui media sosial (medsos) black berry mesengger (BBM).

Selanjutnya, para kaum homo itu berpesta dikamar nomor  314 dan 203 Hotel Oval Surabaya.  Saat digerebek petugas, para kaum homo tersebut ditemukan dalam kondisi bugil sambil menonton video porno homo.

Dalam penggerebekan itu, petugas berhasil mengamankan 14 orang dan menyita barang bukti berupa seluler, kondom, tisu, pakaian dalam, motor dan mobil, senjata tajam, buku rekening, uang Sebesar Rp 1,1 juta, buku daftar tamu, Bill Hotel, sampah tisu, TV, tas Dan USB berisi Video Porno Homo. (eno)

Be the first to comment

Leave a Reply