Unair Kukuhkan 3 Profesor Baru

(Ki-ka) Prof. Dr. Tuti Kusumaningsih, drg., M.Kes, Prof. Dr. Yosephine Sri Wulan Manuhara, Dra., M.Si dan Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., MBA., Ph.D. (Foto : Ist)

SURABAYA | BIDIK –Rektor Unair Prof. Dr. Mohammad Nasih mengukuhkan tiga guru besar baru di Aula Garuda Mukti Kantor Manajemen Unair, Sabtu (16/9/2017).

Adalah Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., MBA., Ph.D (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Prof. Dr. Yosephine Sri Wulan Manuhara, Dra., M.Si (Fakultas Sains dan Teknologi), dan Prof. Dr. Tuti Kusumaningsih, drg., M.Kes (Fakultas Kedokteran Gigi).

Nasih mengatakan, gelar profesor merupakan amanah yang berat. Mereka dituntut untuk melahirkan ilmu-ilmu baru demi kemajuan peradaban. Pandangan-pandangan inovatif tentang keilmuannya diharapkan terus mengalir dan dirasakan kebermanfaatannya oleh masyarakat.

Prof. Badri merupakan Guru Besar FEB aktif ke-22, profesor yang dimiliki Unair sejak berdiri ke-463, sekaligus Guru Besar Unair PTN Berbadan Hukum (PTN-BH) ke-171. Guru Besar termuda tersebut akan menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Orkestrasi Kapabilitas Dinamis untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa”

Prof. Manuhara yang merupakan Guru Besar FST aktif ke-9, profesor yang dimiliki Unair sejak berdiri ke-464, sekaligus Guru Besar Unair PTN-BH ke-172, menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Produksi Biomassa dan Senyawa Bioaktif Tanaman di dalam Bioreaktor: Upaya Memenuhi Kebutuhan Bahan Baku Obat di Indonesia”.

Profesor ketiga yang dikukuhkan adalah Prof. Tuti. Ia merupakan Guru Besar FKG aktif ke-17, sekaligus Guru Besar Unair PTN-BH ke-173. Prof. Tuti menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Oral Antimicrobial Peptides (AMPs) sebagai Model untuk Merancang Antibitika yang Efektif”. (hari)

Be the first to comment

Leave a Reply