Universitas Muhammadiyah Gresik Gelar Diskusi Soal Industri Pelayaran Rakyat

Rektor UMG Profesor Setyo Budi memberikan cenderawasih mata kepada utusan dari Kemenko kemaritiman

BIDIK. GRESIK.   Terobosan dan langkah maju yang dilakukan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik ( UMG) Profesor Setyo Budi layak diacungi jempol, belum setahun memimpin UMG, saat ini membuka prodi baru yaitu FT Perkapalan.  Dan Jumat siang ( 3/11) di hall kampus UMG dilangsungkan diskusi dengan tema  Sinergi Membangun Industri Pelayaran Rakyat.

Rektor UMG Profesor Setyo Budi saat pembukaan mengatakan wilayah Gresik memiliki garis pantai yang lumayan panjang,” Dari mulai Kecamatan Kebomas, Gresik, Manyar, Bungah, Sedayu, Ujung Pangkah, dan Panceng di Pulau Jawa, Sementara ada 2 kecamatan di Bawean, hal seperti ini yang perlu kita tangkap peluang termasuk pengembangannya, dengan kondisi seperti itu, kami mulai tahun ajaran 2017-2018 membuka program studi Fakultas Tehnik Perkapalan,” paparnya saat membuka kegiatan tersebut.

Moderator Profesor Daniel M Rosid bisa membawa tema tersebut, sehingga Nara sumber yang dari Kemenko Kemaritiman,  Bapeda Propinsi Jatim, PELRA Jatim, Dinas Perhubungan Propinsi Jatim. Saling memberikan masukan baik peluang serta tantangan, pelaku usaha dari PELRA juga ikut nimbrung sehingga diskusi semakin hidup, termasuk para mahasiswa.

Fadil dari Dinas Perhubungan Prop Jatim memaparkan saat ini di Jawa Timur banyak pelabuhan yang dianggap ilegal, ” Dari 130 tambatan perahu di wilayah Jawa Timur bisa dikatakan ilegal, pasalnya tidak ada Syahbandar, tidak ada SPBU, namun kapal rakyat tetap saja sandar, ” jelasnya menguraikan panjang lebar soal pelayaran oleh Ferry, perintis, dan pelayaran rakyat.

Sementara salah satu peserta yang pelaku pembuat perahu dari kayu mengatakan,” Awal reformasi dulu, di Jatim terdapat sekitar 200 perusahaan pembuat kapal kayu, namun saat ini hanya tinggal sekitar 65 saja, itupun sudah kembang kempis, pasalnya gak bisa ikut tender karena gaptek, dan saat ini kapal banyak yang dari fiber,” jelasnya berikut api api.( Ali)

Be the first to comment

Leave a Reply