PT PMT Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 8 Persen, Perkuat Peran Pelabuhan di Sumatera Utara

- Editor

Selasa, 16 September 2025 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id

 

BELAWAN, Aktivitas bongkar muat peti kemas di dua pelabuhan utama di Sumatera Utara mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Berdasarkan data terbaru, hingga Agustus 2025, volume peti kemas yang ditangani perusahaan mencapai 455.922 TEUs, atau naik sekitar 8 persen

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

Kenaikan ini menunjukkan geliat sektor logistik yang semakin kuat di wilayah barat Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Terminal 1 Belawan dan Terminal 2 Kuala Tanjung, dua pelabuhan strategis yang dikelola oleh PMT, menjadi tulang punggung dalam mendukung pertumbuhan tersebut.

Di Terminal Belawan, pergerakan peti kemas domestik menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan. Hingga Agustus 2025, volume peti kemas domestik mencapai 412.407 TEUs, meningkat sekitar 9 persen dibandingkan

tahun sebelumnya pada periode yang sama. Kondisi ini mencerminkan permintaan yang terus meningkat dari berbagai sektor industri dan perdagangan di wilayah tersebut.

 

Sementara itu, Terminal Kuala Tanjung juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan, terutama pada arus peti kemas internasional. Volume arus peti kemas internasional di terminal tersebut melonjak tajam dari hanya 70 TEUs pada Agustus 2024 menjadi 7.685 TEUs pada Agustus 2025, mencatatkan pertumbuhan lebih dari 1.000

persen. Lonjakan ini menjadi indikasi pemulihan perdagangan luar negeri yang kuat, sekaligus memperkuat posisi

Terminal Kuala Tanjung sebagai pelabuhan untuk ekspor-impor di wilayah Sumatera.

 

Peningkatan arus logistik ini menuntut manajemen operasional yang semakin optimal. PT PMT mengakui bahwa

sejumlah langkah strategis telah diambil untuk meningkatkan efisiensi, mulai dari pengaturan ulang lapangan penumpukan peti kemas hingga optimalisasi proses bongkar muat di dermaga. Tujuannya agar perputaran peti

kemas dapat dipercepat dan waktu tunggu kapal di pelabuhan dapat diminimalisasi.

 

Hasilnya terlihat dari kenaikan rasio waktu efektif bongkar muat terhadap waktu sandar kapal (effective time to berthing time ratio) di Terminal Belawan yang naik sebesar 5 persen, menjadi 83,41 persen hingga Agustus 2025.

Angka ini menunjukkan bahwa manajemen telah berhasil mengurangi waktu kapal berada di dermaga berkat perbaikan tata letak lapangan dan alur bongkar muat.

 

Pelaksana Tugas Direktur Utama PT Prima Multi Terminal, Rudi Susanto, menyampaikan bahwa capaian pertumbuhan ini merupakan buah kerja keras seluruh pihak yang terlibat. “Kami melihat lonjakan volume peti kemas ini sebagai indikator kuat bahwa sektor logistik di Sumatera Utara sedang mengalami momentum yang sangat baik.

Baca Juga:  Dukung Hari Jadi Kota Medan ke-435, Pelindo Regional 1 Tunjukkan Kepedulian Lewat Aksi Nyata

Tentu, pencapaian ini tidak lepas dari sinergi. yang terjalin antara PMT, pelanggan, dan pemerintah dalam meningkatkan pelayanan dan efisiensi operasional,” ujar Rudi.

 

Ia menambahkan, posisi strategis PMT sebagai pengelola dua terminal vital membawa tanggung jawab besar

untuk mendukung roda perekonomian daerah. “Setiap kontainer yang keluar masuk pelabuhan ini punya arti penting bagi pertumbuhan industri dan perdagangan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk terus memperbaiki proses operasional agar arus logistik semakin lancar dan berdampak positif pada ekonomi,” kata Rudi.

 

Selain fokus pada peningkatan efisiensi operasional, PT PMT juga menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Perusahaan terus mengembangkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan target nol kecelakaan kerja (Zero Accident). Berbagai langkah diambil, seperti penerapan standar keselamatan

minimum pada peralatan dan fasilitas pelabuhan, pengawasan lapangan yang ketat, serta pelatihan rutin bagi seluruh pekerja. “Kami percaya, keselamatan adalah kunci utama dalam memastikan kelangsungan operasi yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya menutup.

 

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi provinsi ini

terus membaik. Pada kuartal II 2025, PDRB sektor industri pengolahan naik sebesar 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan sektor industri ini menjadi salah satu pendorong meningkatnya

aktivitas logistik di pelabuhan Belawan dan Kuala Tanjung.

 

Sumatera Utara juga dipandang sebagai salah satu daerah dengan potensi besar dalam pengembangan kawasan industri dan logistik nasional. Letaknya yang strategis sebagai pintu gerbang barat Indonesia dan sumber daya alam melimpah menjadikan provinsi ini kian penting dalam peta ekonomi nasional.

Dengan pencapaian yang terus bertumbuh dan dukungan kuat dari berbagai pihak, PT PMT optimistis dapat memperkokoh posisinya sebagai operator pelabuhan andal di Sumatera dan kawasan barat Indonesia.

 

Perusahaan berharap tren positif ini akan membuka peluang baru dalam pengembangan industri dan logistik, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional di masa depan.

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi dan Sinergi, Kantor Imigrasi Belawan Gelar Tausyah dan Bakti Sosial
Pelindo Regional 1 Sukses Gelar Forum Humas di Dumai
BNCT dan BSI Kolaborasi Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Bagan Deli*
Kolaborasi BNCT dan Kodaeral I dalam Kegiatan Penyaluran Hewan Kurban di Belawan
Konektivitas BNCT, Belawan–Penang Port–Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan
BNCT Catat Arus Petikemas 59.663 TEUs pada April 2026
Momentum Idul Adha, PMT Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat di Kawasan Pelabuhan
MASJID AR RIDHA JALAN JALA 9 LK 04 PAYA PASIR MEDAN MARELAN SEMBELIH 12 EKOR SAPI DAN 5 EKOR KAMBING DI HARI RAYA IDUL ADHA 1447 H  
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:12 WIB

Prof Dr Nasomal: “Pak Kapolri, Galian Pasir Tidak Berizin Di Bintan Merusak Ekosistem Alam. Pelakunya Tidak Pernah Ditangkap. Di Mana Polisi?”

Jumat, 12 Juni 2026 - 19:01 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Soroti Dugaan Mafia BBM Subsidi di SPBU 24.373.80 Simpang Limbur, Desak BPH Migas dan Propam Mabes Polri Bertindak Tegas

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:56 WIB

Acek Kusuma Pimpin Aksi di Kejari Surabaya, APMP Jatim Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi RSUD Dr. Soetomo

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:35 WIB

NUL

Senin, 8 Juni 2026 - 15:52 WIB

Debu Batu Bara hingga Jalan Rusak, LSM KCBI Minta Stopail Ilegal Muara Enim Disegel

Senin, 8 Juni 2026 - 02:34 WIB

ONGKOS MAHAL KELISTRIKAN YANG RENTAN*

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:45 WIB

Dr. Fachrul Razi: Temuan di Andaman Memiliki Potensi Rp. 5400 Triliun, Stop Tipu-Tipu Aceh!

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:36 WIB

Profesor Sutan Nasomal Sangat Mengapresiasi Penertiban Bangunan Lahan Melanggar Peruntukan Namun Jangan Lupakan Isi Perut Nasib Korbannya Di Jawa Barat

Berita Terbaru