Prof DR Sutan Nasomal Meminta Semua Tokoh Masyarakat Indonesia Mengawal APBN 4.106,26 Trilyun Agar Tidak DI KORUPSI

- Editor

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Bidik.co.id, — JAKARTA —

Nyaris 5 Triyunan anggaran APBN menjadi inceran pejabat diberbagai link kementrian Gubernur Bupati Walikota maupun SKPD Camat Lurah Kades yang menggunakan anggaran APBN Pusat APBD Provinsi APBD Kab APBD Kota diseluruh Indonesia kiranya tahun 2026.

Sebagian kepentingan Rakyat secara keseluruhan yang memang butuh, jangan hanya pembenahan peraturan, beragam pajak yang menteror rakyat Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

yang saat ini dikeluhkan rakyat Indonesia menjerit tertahan berbagai pihak hanya menjadi penonton atas kebijakan pemerintah pusat provinsi Kab kota seluruh Indonesia “,

Ujar Komentator lintas dunia Profesor Sutan Nasomal SH MH yang juga Pakar Hukum Internasional, Ekonom menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak onlen dalam luar negeri dikantor nya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung Jakarta 3/10/2026 via telpon selulernya.

Sangat ironi kalau melihat APBN Indonesia yang tidak bisa berdampak bagi masyarakat kecil yang semakin susah untuk bisa menutupi kebutuhan kehidupannya. Semua semakin mahal dan lapangan usaha semakin langka untuk bisa di rasakan bagi anak anak muda yang sedang mencari pekerjaan.

Masyarakat harus mengawal APBN 2026 agar tidak di korupsi karena Pemerintah dan DPR RI telah menyepakati dan mengesahkan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (UU APBN) 2027 dengan alokasi belanja negara menembus angka rekor tertinggi dalam sejarah sebesar Rp4.106,26 triliun

Jangan hanya segelintir atau sekelompok oknum saja yang menikmati APBN dan rakyat luas tidak merasakan dampak apa apa terutama mudahnya mencari sesuap nasi.

Semakin liar dan banyaknya para oknum tikus berdasi melakukan korupsi di banyak wilayah di badan pemerintahan adalah dari lemahnya pengawasan. Oleh karena itu Prof DR Sutan Nasomal SH,MH meminta semua lapisan masyarakat mengawal anggaran APBN 4.106,26 Trilyun ini di kawal ketat.

Baca Juga:  Indonesia Hanya Jadi Penonton, Prof. Sutan Nasomal Dorong Presiden Bangun Roadmap Sepak Bola Agar Indonesia Tak Terus Tertinggal

Teruslah berisik dan bertindak tegas masyarakat menyikapi para oknum Koruptor agar dijerat hukum dan di penjara sampai mati serta di miskinkan.
Jangan ada lagi penjajahan melalui permainan sistem yang di gunakan oleh banyak oknum di badan pemerintahan untuk menjajah masyarakat.

Tiap terjadi perbuatan Korupsi maka sangat pasti berdampak semakin di miskinkan masyarakat Indonesia.
Sangat miris bila masyarakat semakin miskin tetapi pajak semakin naik mencengkram leher masyarakat lemah.
Kejahatan Korupsi jangan di maafkan dengan alasan apapun dan menodai Keadilan Hukum.

Bila masyarakat luas diam saja membiarkan korupsi subur di bumi Indonesia, maka akan ratusan tahun masyarakat menanggung beban hutang agar bisa di lunasi. Pajak akan semakin mahal. Semua kebutuhan masyarakat juga ikut mahal. Listrik dan BBM juga ikut mahal. Semua dari dampak korupsi yang merugikan rakyat dan negara.

Diam dan hanya menonton saja para tokoh masyarakat Indonesia sama saja menyetujui bahwa para oknum tikus berdasi di dalam pemerintahan menghancurkan NKRI.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH
Guru Besar Hukum International, Ekonom Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID) Assotion Of Young Indonesian Advocates Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor STIA STIH Pronass Rektor Universitas Bangsa Negara Bersatu (UBNB) Pendiri Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Ketua Umum YPP Brigade Global Indonesia Plus(YPP.BRIGIP).

Bidik.co.id

Jauhari M Yunus S.E. CFLE. C.JI. C.L.WI

Berita Terkait

Putri Nabila Damayanti, SH Ucapkan Selamat dan Sampaikan Harapan ke KAPOLRI yang Baru Komjen Pol Suyudi Ario Seto
Prof Dr Sutan Nasomal Menghimbau Lahan Gambut Saatnya Dijadikan Pertanian Perkebunan Bukan Dibakar Ironis!!!
PROF DR SUTAN NASOMAL NEGARA INDONESIA TIDAK MAMPU MENANGKAP EDDY TANSIL ADA APA !!!
Prof. Dr. Sutan Nasomal: Minta Dewan Pers Mengawal Pemukulan Wartawan di Kolut – Tak Boleh Didiamkan! KAPOLRI & KAPOLDA SULTRA DIMINTA TURUN TANGAN!
Prof DR Sutan Nasomal : Hindari Gonjang Ganjing, Rutan Swasta Seperti Apartemen Mewah Harus di Siapkan Oleh Negara Indonesia
Survei IDM: 89,3% Pengguna Puas, Layanan Pelindo Dinilai Cepat, Andal, dan Berorientasi Pelanggan
Prof DR Sutan Nasomal : KAPOLRES wajib tangkap pemilik SPPG MBG bila terjadi keracunan.
Prof DR Sutan Nasomal : UU Perampasan Aset. Presiden RI Harus Berani Bongkar Kekayaan Tidak Wajar Elit Partai Dan Pejabat Negara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 12:02 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kesehatan, Polres Bener Meriah Rutin Periksa Kondisi Personel

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Jumat Berkah, Polres Bener Meriah Peduli Salurkan Bansos kepada Masyarakat Kurang Mampu di Kecamatan Permata

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Polres Bener Meriah Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:12 WIB

Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Bener Meriah Berlangsung Khidmat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:59 WIB

Tatap Muka Bersama Bhabinkamtibmas, Kapolres Bener Meriah Serap Keluhan dan Kendala di Desa Binaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:50 WIB

Pastikan Pelayanan Publik Berjalan Optimal, Kapolres Bener Meriah Silaturahmi dan Cek Pelayanan Samsat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Polres Bener Meriah Bersama Dishub Gelar Strong Point, Wujudkan Kamseltibcarlantas di Simpang Balik

Rabu, 30 September 2026 - 14:33 WIB

Subuh Keliling Polres Bener Meriah Hadir di Lampahan, Pererat Silaturahmi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Berita Terbaru